[Boyfriend Fanfic] Jeju Spring Moment (Part 2)

Image

Tittle : Jeju Spring Moment (part 2)
Main Cast :
– Jo Young Min
– Jang Na Raa (OC)
– Jang Jae Beom (Nara’s Older Brother) (OC)
Author : @Nesada on twitter
Genre : Angst
Rating : PG-17
Cover Model :
– Jo Young Min as Jo Youngmin
– Kim Soo Eun as Jang Na Raa
Original Soundtrack :
– Hitt – Good Night
– IU – Good Day
Fanfics Number : 1st
Realise : January 2012
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –
Kisah seorang selebriti yang telah bosan dalam dunia entertainmentnya, hingga ia melarikan diri dan bertemu dengan seseorang yang sama sekali tak mengenalnya sebagai artis, bagaimanakah kisahnya ??
Let’s read saja, semoga suka ^_^
– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –  – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –


Jeju Spring Moment (Jeju Saat Musim Semi)

    “nan kkoch-i silh-eo ! naega nabi silh-eo ! nan-i Jeju silh-eo !” (aku benci bunga ! aku benci kupu-kupu ! aku benci Jeju ini !)

    Aku berteriak seperti itu berkali-kali, seperti orang gila memang, berlari kesana kemari, pukul sana pukul sini, mirip sekali dengan orang gila, tapi itu satu-satunya yang bisa membuatku lebih baik, dan karena teriakanku itu suaraku menjadi serak. Ternyata ladang bunga itu lebih luas dari yang aku kira, hampir satu jam aku membabi buta bunga Conola, mereka masih tetap ada sedangkan tenagaku sudah mulai habis. Aku jatuhkan sabit itu ke tanah, dan ditengah-tengah ladang bunga itu aku duduk, lelah sekali, nafasku terengah-engah, haus dan sangat lapar, tapi apa yang akan aku makan, yang ada didepanku hanyalah bunga, mana mungkin aku akan memakan bunga, aku ini masih waras. Dan air…… aku ingin sekali minum, memang diseberang sana ada laut, tapi masa aku harus minum air laut, itu sangat tidak enak.

    “dangsin-eun mog-iibnida ?” (apa kau haus ?)

    Tiba-tiba saja suara perempuan terdengar dari belakangku, sebenarnya aku takut, aku pikir itu hantu penunggu ladang bunga yang sudah aku rusak ini, aku rasa hantu itu marah karena aku sudah mengganggunya. Aku kumpulkan semua nyaliku untuk menghadapnya, meski hatiku sangat dag dig dug, dia pasti sangat menyeramkan. Dan ketika aku menoleh, aku langsung berteriak, “aaaaaaaaahhhhhhhhhhhh”

    “aaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhh”

    Aku benar-benar kaget ketika melihatnya, dia sangat cantik, tinggi dan berkulit putih, dia mengenakan baju berwarna putih bersih, seperti long dress hanya saja sampai dibawah lututnya, dia mirip Gu Miho di film Nine Tails Fox yang pernah aku lihat. Tapi mana mungkin Gumiho itu ada apa aku tidak percaya, sangat tidak percaya. “kenapa kau ikut teriak. A… apa kau hantu penunggu ladang ini ?”

    “hah ? siapa ? aku ? bukan aku ini manusia, aku tidak tega melihatmu kelelahan seperti itu setelah merusak bungu-bunga ini, makanya aku datang kemari untuk memberimu air, siapa tahu kau kehausan.”

    “aku tidak perlu belas kasihan darimu !”

    “benarkah ? ya sudah, aku pergi saja” ucap perempuan itu sambil melangkah pergi.

    Sebenarnya aku sangat ingin minum air yang dibawanya, tapi aku merasa sangat malu kalau harus menerima pertolongan dari seorang gadis, mau ditaruh dimana mukaku yang keren ini. Tapi tiba-tiba saja mulutku berkata tanpa aku sadari, “tunggu dulu, aku ingin minum !”

    Sepertinya dia berbalik ketika mendengar suaraku, dia berjalan kearahku, aku bisa melihatnya dari sudut mataku ini meski aku tak memandang wajahnya. Dia berjongkok disampingku, dan tanpa ada hitungan aku langsung merebut botol air yang dibawanya, dan kurang dari 10 detik, botol itu sudah kosong, hoah aku lega sekali.

    “dangsin-i baego peuseyo ?” (apa kau lapar ?)

    “ani ! jeonhyeo !” (tidak ! sama sekali tidak !) balasku ketus. Lagi-lagi aku bicara padanya tanpa melihat wajahnya, entah kenapa aku tidak suka dengan sikapnya yang sok perhatian, dan lugu seperti itu. aku sangat heran padanya, kenapa dia tidak meminta tanda tanganku, biasanya kan setiap ada gadis yang melihatku mereka pasti langsung meminta tanda tangan, tapi kenapa gadis ini tidak.

    “ya sudah, kalau kau tidak lapar. Aku tinggal saja, aku mau pulang”. Dia berdiri hendak pergi, tapi lagi lagi dan lagi aku mencegahnya. Apa dia tak mengerti basa-basiku ini, aku ini sangat ingin makan, paling tidak bujuklah dulu, tapi gadis ini kalau sekali bilang ‘tidak’ diartikan tidak mau, apa boleh buat, sebenarnya malu seribu malu, mengatakan hal seperti ini, tapi………

    “…….. aku lapar aku ingin makan, apa boleh aku makan dirumahmu ?…..”

    “tadi kau bilang kau tidak lapar, tapi kenapa sekarang kau bilang lapar ?”

    “ashhhh. Kau banyak bicara, mana makanannya”

    “makanannya ada dirumah, apa kau mau datang kerumahku”

    Saat masih beberapa meter dari rumahnya, sebenarnya bulu kudukku sudah berdiri, aku merasa takut, apalagi sepanjang perjalanan berkali-kali aku berpapasan dengan….. dengan pohon besar, sejak kecil aku sering ditakuti oleh teman-temanku, mereka bilang selalu ada hantu di pohon yang besar, aduh benar-benar seram, ternyata di Jeju yang terkenal indah ini ada juga tempat yang seram.

    “kau yakin ini jalan kerumahmu ?” aku bertanya dengan sedikit was-was. Dia hanya mengangguk. “disini seperti tidak ada orang, a.. aku takut….. “

    Dia benar-benar aneh, aku pun mulai yakin kalau dia memang Gumiho, astaga aku seperti Dae Woong saja. Tiba-tiba ia berhenti, aku jadi tambah dag dig dug, sepertinya benar dia itu Gumiho. Oh Tuhan, apa dia akan memakanku ?

    “wae eolgul-i neomu ginjangdoego ? naleul museowo ?” (kenapa mukamu tegang sekali ? apa kau takut padaku ?)

    “se sebanarnya aku ini sedang berfikir, apa kau ini seorang Gu-Mi-Ho ?”

    “Gu-Mi-Ho ? apa itu nama seseorang ?”

    “apa ! Itu nama rubah setan ! jangan bilang kau ini tidak tahu apa itu Gumino”

    Dia hanya menggelengkan kepala tanpa ada satu kata pun yang terucap dari mulutnya. “…. astaga……. jangan-jangan kau juga tidak tahu siapa aku sebenarnya”

    “aku tahu siapa kau”.

    Hatiku merasa berbunga-bunga, tapi seketika hatiku yang berbunga-bunga ini langsung hilang saat aku mendengar dia berkata, “kau itu laki-laki aneh yang sedang kelaparan, iya kan ?”

    Aku sama sekali tidak nyambung dengan gadis ini, yang aku maksud itu diriku yang seorang artis terkenal, apa dia benar-benar tidak pernah melihatku di TV ?, astaga Tuhan kenapa aku harus bertemu dengan orang seaneh dia ?.

    “bukan itu yang aku maksud ! “

    “lalu, apa yang kau maksud ?” ucapnya sambil menatap mataku.

    “……..a aku ini………… sudahlah ! tidak perlu dibahas ! aku lapar !” ucapku ketus. Aku bingung, apa yang sebenarnya terjadi denganku ? kenapa aku merasa gugup sekali saat gadis ini menatap mataku ? apa aku jatuh cinta padanya ? tidak, itu tidak mungkin !

    “… kenapa kau diam ?” tanya gadis itu membangunkan lamunanku.

    “haah, tidak apa-apa. Siapa namamu ?”

    “aku, aku Nara, Jang Nara.” Jawabnya sambil memegang tanganku seketika, padahal aku sama sekali tidak menyadorkan tanganku padanya. Dan apa yang aku rasa, wajahku terasa panas, dan jantungku jadi dag dig dug, tapi kali ini bukan karena aku takut, melainkan………. tidak ! kenapa aku berpikiran seperti ini, secepat kilat aku pun melepaskan genggaman tangan lembutnya.

    “aku Youngmin, Jo Youngmin”

    “namanya bagus sekali, seperti orangnya”

    “apa maksudmu ?”

    “Tidak apa-apa. Ayo cepat, kau bilang kau ini lapar.” Ucapnya sambil menarik tanganku lagi dan terus menggenggam tanganku selama perjalanan, beberapa kali aku melihat genggamannya, dan hatiku ini semakin tidak karuan. Tapi…. entah kenapa aku tidak mau melepaskan genggamannya kali ini, astaga Tuhan……. apa aku jatuh cinta ?
*******

Lanjut ??
Ya…. liat Chapter berikutnya….

, , ,

  1. 1. [Boyfriend FF Library] Jeju Spring Moment | LIMIT LIGHT | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: