[Boyfriend Fanfic] Jeju Spring Moment (Part 8)

youngmin, jeju, spring, fanfic

Tittle : Jeju Spring Moment (part 8)

Main Cast :

– Jo Young Min

– Jang Na Raa (OC)

– Jang Jae Beom (Nara’s Older Brother) (OC)

Author : @Nesada on twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Jo Young Min as Jo Youngmin

– Kim Soo Eun as Jang Na Raa

Original Soundtrack :

– Hitt – Good Night

– IU – Good Day

Fanfics Number : 1st

Realise : January 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah seorang selebriti yang telah bosan dalam dunia entertainmentnya, hingga ia melarikan diri dan bertemu dengan seseorang yang sama sekali tak mengenalnya sebagai artis, bagaimanakah kisahnya ??

Let’s read saja, semoga suka ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –  – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Jeju Spring Moment (Jeju Saat Musim Semi)

Astaga, apa yang sedang aku pikirkan ? lagi-lagi aku berfikiran seperti ini, sadarlah Young ! siapa kau dan siapa Nara, kau ini seorang bintang dan Nara hanya gadis biasa, kenapa kau harus jatuh cinta padanya ? bodoh !! tapi… tapi aku tidak bisa bohong pada diriku sendiri, jujur saja aku mulai tertarik dengan Nara, sifat dan kepribadiannya aku sangat suka, Nara kalau saja kau tahu isi hatiku yang sebenarnya…..

Halah sudahlah Young ! kenapa kau harus memperhatikan gadis seperti itu, mau ditaruh dimana muka kerenmu itu kalau publik sampai tahu kau berpacaran dengan gadis bodoh seperti Nara ! aaahhhhhhhhh aku pusing !

“Youngmin …. kemari !”

Ucapan Nara membangunkanku dari lamunan, dia melambaikan tangan diantara bunga-bunga Conola, dia terlihat agak jauh, aku pun harus berjalan cukup jauh untuk menghampirinya, sebenarnya malas berjalan diantara bunga-bunga yang dulu membuatku kesal.

“ada apa ?” ucapku sambil duduk disampingnya.

“tidak apa. Aku hanya ingin kau disampingku, apa tidak boleh ?”

“dasar gadis  aneh” ucapku sambil mengack-acak rambutnya.

“kau juga”. Dia membalasku, dia acak-acak rambut kerenku ini hingga berantakan. “hahahahahhahahah kau lucu sekali”

“apanya yang lucu ?”

“wajahmu. Ehh lihat kupu-kupunya banyak sekali, mereka berwarna-warni.”

“aku tidak suka kupu-kupu !”

“kenapa ?”

­­

“bukan urusanmu !”

“hmm ya sudah. Youngmin, apa aku boleh menciummu ?”. sebenarnya aku sangat terkejut dengan permintaan aneh Nara, ingin mencium pipiku saja harus minta izin, Yeoja Babo! (gadis bodoh !)

“cium saja….” ucapku sambil menepuk pelan pipi kiriku dengan telunjuk dihadapannya.

Tapi anehnya setelah aku menunjuk pipiku ini bukannya langsung dicium, eh ternyata dicubitnya dengan keras, apa mungkin dia dendam padaku gara-gara aku cubit tadi ?

“auuuu sakit sekali, kenapa kau suka sekali men………..”. sebelum aku selesai bicara, tiba-tiba ada sesuatu yang mendarat dibibirku, mataku terbelalak tak percaya, Nara benar-benar menciumku, dia melumat bibirku dengan lembut, perlahan cubitannya mulai merenggang, bahkan terasa hanya memegang pipiku saja, aku benar-benar kaget juga senang, ku pegang kepala bagian belakangnya dan ku balas ciumannya itu. bibirnya sangat lembut bahkan lebih lembut dari agar-agar, astaga kenapa disaat-saat seperti ini malah teringat makanan Young ? ini ciuman pertamaku, sedikit tegang memang, apalagi tempat kami berciuman sangatlah romantis, ditengah-tengah padang Conola yang indah banyak kupu-kupu yang beterbangan kesana kemari, dan juga semilir angin musim semi yang menyegarkan. Entah berapa lama kami melakukannya, kami lebih terlihat sebagai sepasang kekasih daripada hanya seorang teman.

Setelah beberapa menit, Nara melepaskan ciumannya. Dia menunduk dan tersenyum, kemudian dia menatapku dan berkata, “bibirmu pahit !”

“apa ! kurangajar ! setelah menciumku kau masih bisa berkata seperti itu ?”. aku kesal mendengar ucapan Nara barusan. Aku beranjak pergi meninggalkannya, nampaknya dia mengejar,…

“tunggu dulu ! naega oppaleul sarang ! nan neul saranghae ! (aku menyukaimu ! aku mencintaimu oppa !)

Hah apa yang barusan dia katakan, dia mencintaikuku ? apa dia benar-benar sudah gila mengatakan hal seperti itu pada seorang laki-laki ? dia benar-benar tidak tahu malu, tapi seandainya dia benar-benar serius akan aku terima dengan senang hati. Aku membalikkan badan dan melihat wajah Nara, tapi sayang seribu sayang wajahnya sama sekali tidak menampakkan keseriusannya, dia hanya tersenyum aneh sekali. Aku ragu dengan perkataannya tadi. Aku pun tak ragu-ragu lagi meninggalkannya.

“jangan tinggalkan aku !”, dia mengejarku dan berjalan dibelakangku “kenapa marah ?”

“tanya dirimu sendiri….” aku berjalan semakin cepat, tampaknya dia tak lagi mengejarku, langkah kakinya tidak terdengar, mungkin dia kelelahan atau sedang berhenti sejenak, tapi aneh, kenapa dia tidak memanggilku lagi, apa dia sudah tidak mencintaiku lagi seperti yang dikatakannya tadi ? aku jadi penasaran, sebenarnya dia sedang apa dibelakangku ? aku pun menbalikkan badan, dan……… apa ! tidak ada ? apa dia menghilang ? aku sama sekali tidak melihatnya dibelakangku, disampingku didepan ataupun diatas. Astaga kemana dia, aku berputar-putar mencarinya, tapi tak juga ketemu. “Nara, Eodi !” (Nara, dimana kau)

“yeogi Youngmin-iss-eo”(aku disini Youngmin) jawabnya segera, tapi aku masih bingung dimana posisinya ?. “disini Young…. “, lanjutnya sambil melambaikan tangan dari atas pohon, aku langsung melihatnya, aku kaget setengah mati, selain berkaki baja yang bisa mengendarai sepeda sejauh 2 km, sekarang dia jadi lebih mirip Monyet yang sedang bertengger diatas pohon sambil makan buah apel hijau tanpa ia kupas, dia duduk di batang yang sedikit melandai sambil menggerakkan kedua kakinya yang tanpa alas kaki. “ini untukmu”

“aauu”, dia melemparkan buah apel, dan sialnya malah mengenai kepalaku, sepertinya dia sengaja, kepalaku benar-benar sakit, kesal tapi juga lapar. Aku makan saja apel itu tanpa dikupas sama seperti Nara, enak juga ternyata. “heh turunlah, aku sendiri disini !”

“tidak mau ! kau pasti hanya akan memukulku !”

“tidak akan”

mullon midjineun anhjiman !” (aku kurang percaya)

“ya sudah terserah kau saja. Oya Nara, apa kau punya saudara disekitar sini ?”

“punya, seorang paman yang sering datang kerumahku membawakan makanan, dia pamanku. Kau pernah lihat tidak ?”

“paman yang gendut dan sudah tua itu ?”

nae(iya)

———— Youngmin POV End ————-

********

———— Nara POV ————-

            Youngmin, maafkan aku hari ini. Aku mungkin sudah membuatmu sangat kesal, tapi setelah ini kau tenang saja, aku tidak akan membuatmu kesal lagi, aku akan pulang Youngmin, jantungku sudah terasa begitu lemah, aku takut kalau berlama-lama ada disini kau akan tahu rahasiaku, aku tidak mau membuatmu merasa terbebani, maafkan aku Young, aku harus pulang kerumah kakakku.

            Perlahan aku letakkan selambar surat diatas meja, aku tindih surat itu dengan sebuah pensil, kemudian ku usap lagi pipinya saat ia sedang tertidur, tapi kali ini aku mencium pipinya itu sebagai tanda perpisahan, “aku harap kita bisa bertemu lagi”

            Ku tutup pintu itu dengan sangat pelan hingga tak ada suara yang terdengar. Kemudian aku beranjak pergi, ditengah perjalanan memasuki kota, jantungku kambuh lagi, kali ini mungkin terasa lebih sakit lagi dari kemarin, aku bahkan sampai sulit bernafas, jalanku juga sudah mulai terombang-ambing, aku harus kuat, aku harus bisa sampai dirumah kakak. Tapi aku ragu, rasa sakitnya terlalu menjadi jadi, jantungku terasa terbelah, keringat dinginku bercucuran, pandanganku juga sudah mulai kabur, oh Tuhan aku sudah tidak kuat lagi, tiba-tiba pandanganku menjadi aneh hanya cahaya putih yang aku lihat, dan setelah itu aku tak ingat apa-apa lagi.

———– Nara POV End ————

 

Apa yang akan terjadi dengan Nara kemudian ?

Lanjut ???

Lihat Chapter berikutnya >>>>

Advertisements

, , ,

  1. 1. [Boyfriend FF Library] Jeju Spring Moment | LIMIT LIGHT | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: