[Boyfriend Fanfic] Last Valentine (Part 1)

fanfic, fanfic kore, las valentine, fanfic kwangmin, fanfic donghyun, fanfiction

Title : Last Valentine (part 1)

Main Cast :

– Kim Dong Hyun

– Jo Kwang Min

– Ahn Sa Hyu (OC)

Author : @Nesada on twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Kim Dong Hyun as Kim Donghyun

– Jo Kwangmin as Kim Kwangmin

Original Soundtrack :

– Don’t Touch My Girl piano vers.

Fanfics Number : 2nd

Realise : January 2012

 – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah tentang balas budi seorang namdongsaeng kepada hyungnya, sebuah kebaikan yang dibalas dengan nyawa.

Let’s read, semoga suka ^_^

– – — – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

 

Last Valentine (Valentine terakhir)

            “annyeong hasseyoo”

            “Hohoho Saeng…. kau bangun lebih awal rupanya ……..”

————- Kwangmin POV ————

            Namaku Kwangmin, usiaku 16 tahun. Aku punya Hyung bernama Donghyun, dia sangat baik padaku. Dia yang selama ini menjagaku semenjak orang tua kami meninggal karena kecelakaan. Setiap pagi dia selalu saja memasakkan ku makanan yang lezat, ya aku tahu dia memang suka sekali memasak dan masakkannya sangat enak, I Like It !.

            Pagi ini pun seperti biasa dia memasak makanan yang serba enak, bahkan baunya saja sudah tercium oleh hidungku, aku cepat-cepat turun dari tangga dan langsung mencicipi makanan itu tanpa cuci tangan terlebih dahulu, hmmm rasanya enak sekali. Ada toboki, kimchi dan kimbab, astaga semuanya enak, aku beruntung sekali memiliki Hyung seperti dia, sudah baik pintar memasak pula.

            “Saeng, tanganmu itu kotor. Cuci tangan dulu sama !”

            Aku berhenti mencicipi toboki, sambil menjilat jemariku yang penuh dengan saos toboki. Aku tersenyum, “Nae, Hyung-ege”. Aku memberi hormat padanya, dan seketika dia langsung mengacak-acak rambutku

            “hahahah kau ini”

*********

            Setelah selesai sarapan aku dan Hyungku berangkat sekolah, ya kami memang berbeda, Hyungku kuliah sedangkan aku masih duduk dibangku sekolah, tapi kami sering berangkat bersama karena arahnya sama dan selalu jalan kaki, hahahha sedikit tidak modal sebenarnya. Terkadang aku iri sekali dengan Hyungku ini, dia sangat pintar tidak seperti aku yang bodoh dan selalu mendapat peringkat terakhir.

            Kami berjalan melewati perumahan di pinggiran kota Seoul, pagi itu terasa sangat dingin, aku rasa musim dingin tahun ini lebih dingin dari tahun kemarin. Aku memakai mantel tebal berwarnya coklat, sedangkan Hyung memakai mantel berwarna hitam. Sepanjang perjalanan kami diam saja, aku malas bicara karena saking dinginnya. Hyung juga diam saja, biasanya dia duluan yang mengajakku bicara.

            “Saeng, apa hari ini kau pulang lebih awal ?” tanya hyung seketika.

            “aku kurang tahu hyung, memangnya kenapa ?”

            “hari ini hyung pulang lebih awal, siapa tahu kau juga pulang lebih awal juga nanti kan kita bisa jalan-jalan bersama …….”

            “Yang benar hyung, waaahh aku mau sekali. Semoga saja seperti itu hyung, sudah lama kita tidak jalan-jalan bersama …. asyik ….”

            “Hahahah .. . .. .”. Hyung tertawa lebar, aku tidak mengerti kenapa dia tertawa padaku, apa aku terlihat aneh ? aku jadi bingung sebenarnya apa yang hyung tertawakan.

            “Hyung, kau ini kenapa ?”

            “Hahahahha tidak. Ternyata kau ini benar-benar masih seperti anak-anak, wajahmu itu lucu sekali. Diajak jalan-jalan saja senangnya minta ampun”

            “ahh Hyung ini…..”

            “Sudah sana masuk, sekolahmu kan ada diseberang sana ….. nanti kau telat, anak sekolah …..” ucap hyung sambil mengacak rambutku yang keren ini.

            “hyuuuuungggg !!”. aku sedikit kesal memang ketika Hyungku mengatakan ‘anak sekolah’, aku benci kata-kata seperti itu, kalau aku mendengar kata-kata itu rasanya aku ini seperti anak kecil yang masih memakai seragam sekolah, padahal sebenarnya aku ini ingin sekali cepat-cepat lulus SMA, dan menjadi mahasiswa seperti hyungku, tapi ……

            “iya, iya. Hyung hati-hati !” aku melepaskan tangan hyung dari kepalaku, dan berlari pergi.

            Aku masuk ke Sekolah, didepan pintu gerbang aku melihat pak satpam penjaga yang sangat aku benci, ingin tahu kenapa ? yah, setiap kali aku telat masuk sekolah dia sering menghukumku, meskipun hanya telat 1 menit. Aku meliriknya dengan sinis, untung saja hari ini aku tidak telat, ya mungkin karena bau makanan Hyung yang dimasak tadi, astaga jangan dipikirkan lagi ! nanti malah jadi lapar.

            Aku masuk ke kelasku yang ada dilantai dua paling pojok, ramai sekali dengan gadis-gadis yang sedang berdiri bersama ganknya, ada pula yang bersama pacarnya. Astaga apa mereka tidak takut ketahuan oleh guru. Hmm aku tidak perduli, lagipula aku kan tidak punya pacar. Aku terus berjalan tanpa melihat kanan kiri meski sebenarnya banyak gadis-gadis yang memanggilku, aku sadar wajahku ini memang keren, tapi sayang mereka bukan tipeku !. aku tetap berjalan tanpa menoleh dan SRUUUTTT, AUUUUUHHHH !!!!!

            Aku terpeleset, ada kulit pisang yang tergeletak di depan pintu kelas 1.3. pantatku rasanya sakit, berbenturan dengan lantai keramik yang super keras. Semua orang yang melihatku tertawa, rasanya malu sekali, kalau saja aku bawa karung, pasti sudah aku tutupi wajahku ini, tapi sayangnya tidak ada. Aku kesal sekali dengan mereka yang menertawaiku, “Diam !!!”

            Aneh, setelah aku berteriak seketika mereka diam dan pergi. Aku mencoba untuk berdiri, tapi AUUUhh pergelangan kaki kananku sakit sekali, bahkan untuk berjalan saja tidak bisa. Aku berhasil berdiri tapi aku tidak langsung berjalan, aku hanya berpegangan didinding menahan rasa sakit yang baru aku alami, aku merasa kaliku ini seperti patah, digerakan sedikit saja sakitnya minta ampun. Astaga …….

            “Kwang, kau kenapa ?”

            Tiba-tiba suara seorang gadis terdengar dari belakangku, sangat familiar. Aku menolehkan wajahku, setelah aku melihat wajahnya ternyata itu Eunhee teman sekelasku juga temanku semenjak SD, tapi sayang aku kurang suka dengannya, terlebih kacamatanya yang bulat dan besar itu.

            “sepertinya kakiku terkilir”

            “benarkah ? sini aku obati ……”

            Eunhee membawaku ke ruang UKS, sebenarnya sakit sekali saat berjalan tadi, tapi apa boleh buat. Ternyata Eunhee perhatian juga, meski setiap hari dia hanya jadi pesuruhku untuk membelikan makanan, tapi aneh dia sama sekali tidak dendam denganku.

            “perban ini akan mengurangi rasa sakit, untuk sementara istirahat dulu.”

            “hmmm terimakasih”. Ucapku canggung

            “o ya. Valentine tahun ini apa kau akan memberi coklat dan bunga untuk pacarmu ?”

            “apa !”. aku terkejut mendengar pertanyaan Eunhee. Bahkan sebenarnya aku lupa kalau sebentar lagi hari Valentine. “memangnya sekarang sudah tanggal berapa ?”

            “sekarang sudah tanggal 5 Februari, apa kau ini sama sekali tidak tahu ?”

            “sebenarnya aku lupa. Aku….. aku ingin memberi kado spesial untuk hyungku saja”

            “hah ? kau ini aneh sekali, ini hari Valentine bukan hari Natal. Harusnya saat hari Valentine kan memberi kadonya itu untuk pacarmu, kenapa kau justru ingin memberikan kado untuk hyungmu ?”

            “masalahnya aku ini tidak punya pacar. Jadi aku putuskan saja untuk memberi kado untuk hyungku. Kalau aku berikan coklat rasanya sudah biasa, menurutmu kado spesial untuk hyungku itu apa ?”

            “Jantung dan Nafasmu !”

            “apa ! yang benar saja !”

            “lagian kau juga yang aneh. Hari Valentine itu umumnya kasih coklat, tapi kau justru minta yang aneh aneh !”

            Aku terdiam seketika memikirkan kado spesial untuk hyungku. Rasanya aku malu, hyung sudah sering memberiku apa yang aku inginkan, sekarang giliran aku untuk memberikan sesuatu yang hyung butuhkan. Tapi apa ??

—————— Kwangmin POV End —————–

 

Kira-kira apa yang akan diberikan Kwangmin untuk Hyungnya ?

Lanjut ??

Lihat Chapter berikutnya saja >>>>

, , ,

  1. 2. [Boyfriend FF Library] Last Valentine « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: