[Boyfriend Fanfic] It’s War : Death to Love (Part 13/18)

Tittle : It’s War : Death to Love (Part 13/18)

Main Cast :

–          Jo Youngmin

–          Han Jiwoon (OC)

–          No Minwoo

–          Kang Sora (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Jo Young Min as Jo Youngmin

– Kang Sora as Han Jiwoon

– No Minwoo as No Minwoo

– Yui Horie as Kang Sora

Original Soundtrack :

–          Mblaq – It’s War

–          Mblaq – It’s War Piano vers

–          Boyfriend – Boyfriend Piano vers

Fanfics Number : 4 (Fourth)

Realise : March 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Terinspirasi dari MV Mblaq yang berjudul It’s War, kisah segi empat antara masa lalu, sahabat dan kekasih. Bagaimana kisahnya ?

Ok! Let’s read yah….

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

It’s War (Perang)

“Oppa janji tidak akan meninggalkanmu lagi chagiya, oppa janji Oppa akan selalu ada di dekatmu, menjagamu sepenuh hati … tapi tolong buka matamu, jangan terus sakit seperti ini, apa kau tidak kasihan dengan bayi kecilmu ? chagiya…”

Aku sungguh menyesal, sangat menyesal, saat aku pergi dia sedang terbaring lemah karena luka tembak, dan sekarang ketika aku kembali, dia juga tengah terbaring lemah dan hampir keguguran.

“chagiya… cepatlah sembuh… bukalah matamu… Oppa ada disini… Oppa sangat mencintaimu…” tambahku seraya mengusap lembut rambutnya yang hitam dan bergelombang. Ku cium juga tangannya yang kecil dan sangat lembut, terasa begitu lemas dan hangat.

“saranghae chagiya… nan neul saranghae”

———— Youngmin POV End ————

———— Sora POV ————

4 bulan telah berlalu sejak aku bertemu dengan Youngmin untuk pertama kalinya setelah sekian lama tak pernah bertemu dengannya. Saat itu aku masih merasa marah padanya karena dulu dia meninggalkanku tanpa sebab sebab yang jelas. Wajahnya masih sama seperti dulu, hanya saja tampak jauh lebih dewasa dan bertambah tampan tentunya. Hanya saja aku tak habis pikir, kenapa dia memilih bekerja sebagai pambunuh bayaran yang jelas-jelas itu adalah tindakan pidana yang bisa saja dituntut dan dihukum berat.

Namun meskipun aku masih marah padanya, tapi aku sama sekali tidak bisa membohongi diriku sendiri kalau aku masih mencintainya, bahkan sampai sekarang belum ada seseorang yang mampu menggantikannya dihatiku. Tapi aku bingung, antara cinta atau pekerjaan. Aku yang seorang polisi apa boleh berhubungan dengan buronan ?

Tapi semenjak itu pula, bunga cintaku yang sudah lama mati, seketika mulai tumbuh lagi. Ya, memang benar aku masih mencintainya. Tapi… dia sudah memiliki yeoja lain, apa pantas aku merebutnya dan menyuruhnya untuk meninggalkan yeojachingunya yang sekarang ?

Pagi itu, sehari setelah pertemuanku dengan Youngmin. Tiba-tiba terlintas dalam pikiraku untuk menelphonenya. Aku ragu, apa mungkin nomor ponselnya masih sama dengan yang dulu ? aku sangat ragu untuk memanggilnya, beberapa kali aku mengulang nomor-nomor itu karena terlalu gugup dan ragu.

Tuutt tuuutt… aku mendengar bunyi panggilan tunggu seperti biasa. Ternyata nomornya masih sama dengan yang dulu, aku senang tapi juga takut. Aku takut kalau dia akan mengancamku lagi seperti kemarin.

Greett… “siapa ?”

Aku sangat kaget, ketika suara itu terdengar. Itu adalah suara namja, apa mungkin itu Youngmin ? namja yang masih aku sayangi, ataukah orang lain ? aku sedikit gugup dan diam saja. Jantungku terus berdetak cepat, aku harap itu memang Youngmin, aku ingin sekali berbicara dengannya setelah lama tak pernah berbicara berdua.

“apa kau tidak punya telinga ! aku tanya siapa kau !”

“aku Sora… apa kau Youngmin ?”

“Kang Sora ? hah, untuk apa kau menelphoneku ? apa kau ingin menangkapku dan menjebloskanku ke penjara ?”

“ani… ani… aku hanya ingin berbicara denganmu. Youngmin, maaf dulu aku pernah menembak yeojachingumu. Aku menyesal, mian Youngmin”

“hahaha apa kau sedang berlatih menjadi seorang komedian ? kau pikir aku akan percaya dengan yeoja yang sudah menyakiti yeojachinguku? jangan pernah bermimpi Sora”

“sungguh Youngmin, aku benar-benar minta maaf. Sebenarnya… aku masih mencintaimu, maukah kau kembali padaku ?”

“apa ! dulu kau berselingkuh dengan temanku sendiri dibelakangku. Sekarang kau minta aku untuk kembali padamu ? apa kau tidak punya muka Sora !”

“selingkuh ? apa maksudmu. Bukankah kau yang meninggalkanku tanpa sebab ?”

“apa kau tahu, aku meninggalkanmu karena kau sudah berselihkuh dibelakangku dengan Nakami, teman sebangku ku… apa kau tidak sadar ?”

“nakami ? aku dengannya hanya berteman… kami sama sekali tidak punya hubungan apapun…”

“aku bukan anak kecil yang mudah untuk dibohongi Sora… jangan pernah mengelak lagi… aku sudah tahu semuanya…”

“jadi karena itu kau meninggalkanku, kau sudah tahu rupanya. Mian Youngmin, aku sangat menyesal… maafkan aku…” seketika tangisku pecah mengetahui alasan kenapa Youngmin meninggalkanku.

“sudah terlambat Sora, sekarang dalam hidupku hanyalah Jiwoon, dia satu-satunya yeoja yang aku cintai sekarang…”

“kenapa ? apa dia lebih baik dariku …”

“Jiwoon 100 kali lipat lebih baik darimu…”

Deg… jantungku seketika terasa tak berdetak ketika mengetahui pengakuan Youngmin tentang yeojachingunya yang sekarang. Tapi, kali ini aku tidak main-main, meski Youngmin kriminal sekalipun, aku masih tetap mencintainya, aku tidak peduli apapun profesi Youngmin sekarang, yang terpenting dia harus kembali padaku, walau aku harus kehilangan pekerjaanku dan di cap penghianat, aku tidak peduli, hanya Youngmin yang aku inginkan.

Dan yeojachingunya… aku akan lakukan segala cara untuk memisahkan mereka berdua, Youngmin hanya milikku, orang lain tidak boleh memilikinya, hanya aku… hanya aku yang berhak memilikinya.

Sudah berhari-hari aku mencoba menemuinya, melacak dimana keberadaannya, meski harus rela menghadapi rasa lelah yang sangat tinggi, tapi aku tak memperdulikannya, aku ingin menemuinya, meskipun harus keliling dunia hanya untuk berhadapan dengannya aku pun rela. Dan saat kami bertemu, Youngmin mencoba untuk lari, mungkin dia berfikir kalau aku akan menangkapnya, namun aku pegang lengannya erat.

“aku mohon dengarlah aku sekarang…. aku sama sekali tidaka ingin menangkapmu. Aku hanya ingin berbicara denganmu, itu saja. Aku mohon jangan lari…”

“apa aku bisa mempercayaimu ?”

Akhirnya dia pun mau mendengarkanku, aku senang sekali. Aku masuk kerumahnya, ruangannya sedikit berantakan dan tak terurus. Ku pandangi sekeliling ruangan, sama sekali tidak ada yang menarik, perabotan yang ada terlihat sudah rusak semua, aku bisa tebak rumah ini pasti tidak pernah terurus, kasihan sekali. Kali ini aku duduk tepat disampingnya, sama seperti dulu saat kami masih berstatus pacaran. Awalnya dia sama sekali tidak mau menatapku, dia terus melirik kearah lain, aku sedikit kecewa, mungkin karena aku masih memakai seragam polisiku, sehingga dia merasa was-was. Kemudian aku sandarkan kepalaku ke bahunya, dia masih diam, aku bingung apa yang harus aku lakukan agar sia mau berbicara padaku…

To be Continue >>>

,

  1. 4. [Boyfriend FF Library] It’s War – Death to Love « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: