[Boyfriend Fanfic] It’s War : Death to Love (Part 14/18)

Tittle : It’s War : Death to Love (Part 14/18)

Main Cast :

–          Jo Youngmin

–          Han Jiwoon (OC)

–          No Minwoo

–          Kang Sora (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Jo Young Min as Jo Youngmin

– Kang Sora as Han Jiwoon

– No Minwoo as No Minwoo

– Yui Horie as Kang Sora

Original Soundtrack :

–          Mblaq – It’s War

–          Mblaq – It’s War Piano vers

–          Boyfriend – Boyfriend Piano vers

Fanfics Number : 4 (Fourth)

Realise : March 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Terinspirasi dari MV Mblaq yang berjudul It’s War, kisah segi empat antara masa lalu, sahabat dan kekasih. Bagaimana kisahnya ?

Ok! Let’s read yah….

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

It’s War (Perang)

“pulanglah…”

“apa ! apa kau mengusirku ?” . aku sangat terkejut, satu-satunya kata yang dia ucapkan hanyalah menyruhku pergi. Apa dia masih marah padaku ? hatiku merasa miris ketika aku mengetahui kalau Youngmin sedikitpun belum memaafkanku. Apa kesalahanku terlalu besar baginya ? mian Youngmin-ah, mian dulu aku pernah mengecewakanmu.

Hari-hari berikutnya, aku terus mencoba untuk menemuinya lagi, meski beberapa kali menghindar, akhirnya lama-kelamaan dia pun mau bertemu denganku dan mulai mau bercerita banyak. Selain itu kabar baikpun menghampiriku, yah… setelah aku jelaskan apa hubunganku dengan Nakami saat dulu, Youngmin pun kini mau memaafkanku dan mulai mau menjalin pertemanan denganku, aku senang akhirnya kami bisa menjadi teman lagi. Tapi, jujur dalam libuk hatiku aku ingin lebih, aku ingin kalau Youngmin kembali menjadi milikku, menjadi milikku satu-satunya dan orang lain tidak boleh memilikinya. Tapi… apa aku bisa merebut hatinya kembali ?

Hampir 4 bulan kami terus bersama, aku sama sekali tidak takut pada pihak kepolisian jika kelak suatu saat mereka tau apa yang aku lakukan di belakang pekerjaanku ini. Ya… dengan kata lain aku sama saja membantu menyembunyikan buronan yang telah membunuh putri presiden. Semakin lama Youngmin juga terlihat semakin akrab denganku, kami mulai bercanda seperti yang sering kami lakukan ketika masih SMA. Aku senang, akhirnya Youngmin mau terbuka denganku.

Suaktu ketika, saat kami tengah asyik bercanda, tiba-tiba ponsel Youngmin yang ia letakkan di atas meja beberapa kami berdering, namun Youngmin membiarkannya, nampaknya dia tidak mau mengangkat ponselnya itu. akan tetapi untuk sekian kalinya, akhirnya Youngmin pun mau mengangkat ponselnya itu. aku sama sekali tidak tahu siapa yang menelphonenya, yang jelas ketika ia menjawabnya, ekspressi wajahnya seketika berubah 180 derajat. Dia bahkan langsung meninggalkanku begitu saja tanpa ada sepetah kata pun, aku pun bingung dibuatnya, beberapa kali aku memanggilnya untuk kembali, namun dia diam saja dan terus melangkah pergi.

Karena penasaran, akhirnya aku pun mengikutinya. Dia mengendarai BMW R3 nya dengan sangat cepat, kalau saja aku polisi tilang pasti sudah aku cegat dia. Aku pun demikian, agar tidak kehilangan jejaknya, aku gas mobil hyundaiku dengan cepat pula, namun tetap menjaga jarak dengannya agar tidak ketahuan oleh Youngmin.

Aku mengikuti Youngmin dengan kecepatan 100 km/jam, atau 150 km/jam pada motor, kecepatan yang bisa dikatakan gila untuk pengandara di jalan raya. Hampir setengah jam aku mengikutinya, akhirnya di pun berhenti di suatu tempat yang tidak asing bagiku, yah Seoul International Hospital, rumah sakit ternama di Seoul. Kenapa ? kenapa Youngmin datang kemari, siapa yang sakit ?. karena penasaran aku pun mengikutinya lagi, aku bersembunyi-sembunyi di balik diding putih rumah sakit, dan tak lama kemudian dia bertemu dengan seseorang yang tak aku kenal, seorang namja yang mungkin lebih muda darinya. Mereka berdiri didepan ruang UGD, aku penasaran siapa sebenarnya yang ada didalam sana ?. tak lama kemudian dokter keluar dari dalam sana, dan mengajak Youngmin pergi, nampaknya dia ingin berbicara sesuatu yang rahasia dengannya. Sedangkan namja itu, dia terus duduk di depan ruang UGD,  hingga ada seorang suster yang memanggilnya dan membawanya pergi.

Inilah kesempatanku untuk mengintip siapa sebenarnya yang ada di dalam sana, hingga membuat Youngmin seketika berubah 180 derajat. Namun baru selangkah beranjak, tiba-tiba kakiku kembali membatu, aku lihat Youngmin telah kembali ke ruang itu dan langsung masuk. Aku pun melangkahkan kakiki cepat, dan saat aku sampai didepan pintu, seketika mataku langsung menerawang pemandangan yang ada didepanku dari balik kaca kecil yang ada di pintu itu.

Aku sangat terkejut, Youngmin tengah memegang tangan seorang yeoja yang terbaring lemah di dalam sana, dia behkan menitikkan air mata ketika memandang wajah yeoja itu. Siapa yeoja itu ? apa dia yeoja yang sama dengan yang pernah aku tembak tempo hari ? jadi Youngmin masih mencintainya ?

Aku sangat sedih, ternyata aku belum mampu menggantikan yeoja itu dalam hati Youngmin, apa sebegitu berharganya yeoja itu bagi Youngmin ? hingga dia melupakkanku begitu saja ?. yah, tanpa sadar aku pun turut menitikkan air mata sama seperti dia. Namun air mataku bukan untuk yeoja itu, melainkan untuk Youngmin yang tega meninggalkanku begitu saja. Sedih, sangat sedih.

Hari berikutnya, aku kembali datang kesana melihat yeoja yang mungkin masih terbaring lemah disana. Aneh, ketika aku datang tak ada seseorang yang ada disana, tidak ada Youngmin ataupun namja itu. dengan tanpa ijin, aku pun masuk kedalam, ku pandang wajah yeoja itu. dia terlihat kurus dan pucat, aku seikit merasa kasihan dengannya, dia terlihat begitu lemah dengan selang oksigen yang melingkar di hidungnya.

Tapi jauh di lubuk hatiku yang paling dalam, aku merasa ada ruang kebencian untuk yeoja yang berani merebut Youngmin dariku, ingin rasanya aku bunuh saja dia agar Youngmin mau kembali padaku…

Aku mencoba untuk memegang tangannya yang mungkin lebih kecil dariku, akan tetapi…. aku tak sengaja menyentuh perutnya, aneh, perutnya terasa lebih besar dari ukuran normal, karena penasaran aku pun meletakkan tanganku diatas perutnya, dan… aku pun merasa ada sesuatu yang bergerak didalam sana. Seketika tangispun pecah dari pelupuk mataku, tidak mungkin ! tidak mungkin kalau yeoja ini sedang hamil, tidak mungkin kalau anak yang dia kandung adalah anak Youngmin, namja yang sangat aku cintai…

“kenapa… aku benci kau !”

Bleeppp… tiba-tiba ada yang menutup mulutku dari belakang, dan menyeretku pergi. Aku tidak bisa melihat wajahnya. Tarikan tangannya terlalu kuat hingga aku tak bisa melawan….

———— Sora POV End ————

———— Youngmin POV ————

Ketika aku sampai di depan ruang rawat Jiwoon setelah membeli beberapa makanan, aku melihat ada Sora didalam sana dari balik kaca, sepertinya dia berkata sesuatu, namun aku tak bisa mendengarnya. Aku buka pintu dengan pelan hingga tak ada suara yang keluar, dan aku pun langsung membekap mulutnya dan menyeretnya keluar, aku khawatir kalau Sora ada didalam, dia akan menyakiti Jiwoon seperti dulu, aku tidak bisa membiarkannya.

“siapa kau !” ucap Sora sambil melepaskan tanganku dengan kasar disaat sudah berada di luar ruangan. Dia berbalik dan menatapku tajam.

“untuk apa kau ada disini ?”

“youngmin… apa gadis itu yeojachingumu ?”

“iya, dia yeojachinguku, memang kenapa ? apa ada masalah ?”

“tentu itu masalah besar untukku. Dia… apa dia sedang mengandung anakmu ?”

“benar, bayi yang ada di perutnya adalah anakku. Lalu kenapa ? apa masalahmu ? apa kau tidak suka ? apa hakmu ?”

Seketika Sora menangis ketika dengan mudahnya aku katakan kalau bayi itu adalah anakku sendiri. Aku sama sekali tak mengerti, apa dia merasa cemburu dengan Jiwoon ? tapi apa masalahnya, kenapa dia harus cemburu, dia bukanlah yeojachinguku, untuk apa dia marah ataupun bersedih ?

“karena aku mencintaimu !” ucapnya seraya membangunkanku dari lamunan.

“apa ! tapi.. mian Sora.. aku sama sekali tidak mencintaimu.. aku hanya mencintai Han Jiwoon, yeojachinguku seorang…”

Aku berkata jujur padanya, yah entah kenapa rasa cintaku pada Sora yang beberapa hari yang lalu sudah mulai tumbuh, sekarang mati kembali, meski tak ada badai atau petir yang merusaknya. Sekarang hanya ada Jiwoon dihati dan pikiranku, tidak ada lagi Sora, dia hanya masa lalu yang harus aku lupakan.

********

To be Continue >>>

, ,

  1. #1 by Kai Skea on December 13, 2012 - 1:59 PM

    Hello Web Admin, I noticed that your On-Page SEO is is missing a few factors, for one you do not use all three H tags in your post, also I notice that you are not using bold or italics properly in your SEO optimization. On-Page SEO means more now than ever since the new Google update: Panda. No longer are backlinks and simply pinging or sending out a RSS feed the key to getting Google PageRank or Alexa Rankings, You now NEED On-Page SEO. So what is good On-Page SEO?First your keyword must appear in the title.Then it must appear in the URL.You have to optimize your keyword and make sure that it has a nice keyword density of 3-5% in your article with relevant LSI (Latent Semantic Indexing). Then you should spread all H1,H2,H3 tags in your article.Your Keyword should appear in your first paragraph and in the last sentence of the page. You should have relevant usage of Bold and italics of your keyword.There should be one internal link to a page on your blog and you should have one image with an alt tag that has your keyword….wait there’s even more Now what if i told you there was a simple WordPress plugin that does all the On-Page SEO, and automatically for you? That’s right AUTOMATICALLY, just watch this 4minute video for more information at. Seo Plugin

  1. 4. [Boyfriend FF Library] It’s War – Death to Love « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: