[Boyfriend Fanfic] It’s War : Death to Love (Part 7/18)

Tittle : It’s War : Death to Love (Part 7/18)

Main Cast :

–          Jo Youngmin

–          Han Jiwoon (OC)

–          No Minwoo

–          Kang Sora (OC)

Author : @Nesada on Twitter ( http://lovekoreanfanfic.blogspot.com )

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Jo Young Min as Jo Youngmin

– Kang Sora as Han Jiwoon

– No Minwoo as No Minwoo

– Yui Horie as Kang Sora

Original Soundtrack :

–          Mblaq – It’s War

–          Mblaq – It’s War Piano vers

–          Boyfriend – Boyfriend Piano vers

Fanfics Number : 4 (Fourth)

Realise : March 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Terinspirasi dari MV Mblaq yang berjudul It’s War, kisah segi empat antara masa lalu, sahabat dan kekasih. Bagaimana kisahnya ?

Ok! Let’s read yah….

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

It’s War (Perang)

 

Semua polisi mengambil bagian mereka untuk menyergap, hampir semua polisi disana masuk ke rumah itu, mereka rusak semua pintu dan jendela yang masih terkunci, setiap lekuk rumah mereka jamah, mencoba mencari dimana keberadaan Youngmin dan pacarnya itu.

 

Kemudian kesempatan untuk melarikan diri pun ada, Youngmin dan Jiwoon, melihat kelengahan polisi-polisi itu, disaat Polisi sedang menggeledah rumah Jiwoon, mereka berdua justru pergi melarikan diri. Mereka mempercepat langkah, berharap bisa cepat menjauh dari serbuan polisi Seoul itu.

 

Disaat Youngmin dan Jiwoon menyusuri hutan belakang rumah, tak sengaja Sora melihatnya, refleks singanya pun muncul. Dia langsung mengambil penutup muka berwarna hitam untuk menyembunyikan sebagian wajahnya, secepat kilat dia pun langsung bergegas lari seorang diri. Dalam pikirannya hanya ada satu kata, ‘tangkap Youngmin dan jebloskan dia ke penjara’. Sora tidak berfikir bahaya apa yang sedang dia hadapi, baginya menangkap buronan itu lebih penting.

 

“berhenti !! atau kalian akan mati disini…” teriaknya yang sudah semakin dekat dengan Youngmin dan Jiwoon. Sora terus mengacungkan pistolnya kearah mereka berdua.

 

Youngmin dan Jiwoon tidak peduli dengan ancamannya, mereka terus berlari. Namun sepertinya Jiwoon sudah mulai lelah, perut bagian bawahnya juga sudah mulai sakit. “bertahanlah chagi… kau pasti bisa…”. ucap Youngmin sambil bersembunyi di balik dinding gudang minyak yang ada disana, sedangkan Jiwoon nafasnya sudah sangat tidak teratur, dia sangat kelelahan, Youngmin menggenggam tangan Jiwoon lebih erat, kalau saja Jiwoon tidak sedang hamil, dia pasti bisa berlari lebih cepat, pikirnya.

 

Disela-sela waktu bersembunyi, Youngmin mencoba untuk mengintip dimana keberadaan polisi wanita yang sedari tadi mengikutinya itu, namun saat mau mengintip, setangkai ranting diinjaknya, srakk

 

Seketika Sora mendengarnya, dan langsung menemukan keberadaan Youngmin dan Jiwoon, dia mengejarnya kearah gudang minyak. Disana dia tidak menemukan siapapun, akhirnya dia putuskan untuk mengejarnya ke arah samping gudang, dan benar Youngmin dan Jiwoon terlihat sedang berlari dengan jarak hanya 20 meter, jarak yang sangat dekat untuk menembak, pikir Sora.

 

“aku bilang berhenti, atau aku tembak yeojachingumu itu !”

 

Youngmin sangat terkejut dengan ancaman polisi wanita itu yang tiba-tiba saja berubah. Sora sadar, kelemahan youngmin pasti ada di yeoja itu.

 

Duarr… duarr beberapa kali terdengar bunyi tembakan, namun tak ada yang kena, baik itu Youngmin ataupun Jiwoon.

 

Duarr… suara tembakan ke 6 terdengar lagi dan “ahhhh….” Jiwoon mengerang kesakitan dan tersungkur jatuh, lengan tangan bagian atasnya terkena tembak, seketika darahpun muncrat dari punggungnya, dia terlihat sangat pucat, meski sedari tadi tidak berkata sepatah katapun.

 

Youngmin sangat marah, karena Jiwoon benar-benar di tembak oleh polisi itu, Youngmin tidak bisa lagi mengendalikan emosinya, diambilnya pistol dari balik bajunya dan asal saja menembak Sora. Alhasil, kaki kanan Sora menjadi korban, Sora pun benar-benar menghentikan langkahnya dan berusaha menahan rasa sakit.

 

“Jiwoon bertahanlah, …” ucap Youngmin sambil menuntun Jiwoon untuk pergi.

 

“ne” jawab Jiwoon singkat

 

“kurangajar kau Youngmin !” ucapnya kesal sambil menahan luka dikakinya

 

Disaat yang sama, disebuah tempat yang jauh dari kota, tepatnya di sebuah tempat pembuangan sampah mobil dan barang elektronik, ada sebuah rumah kecil yang berdiri tak jauh dari sama. Meski kecil, tapi rumahnya bersih dan rapi, ya itu adalah rumah No Minwoo, seorang pengangkut sampah. Dia masih sangat muda, usianya saja masih 20 tahun. Dia juga seorang yang baik dan mau berteman dengan siapa saja.

———— Author POV End————

 

 

———— Minwoo POV————

Malam ini entah kenapa, bulan dan bintang tak muncul lagi, padahal malam ini aku sedang berharap mereka muncul, gumamku sambil menatap gelapnya langit dari balik jendela. Hmm malam ini sepertinya dingin sekali, padahal seharusnya sudah mulai hangat mengambut musim semi. Hoah, sepertinya mie yang baru aku masak sudah matang. Aku mengangkat panci yang aku gunakan untuk memasak ke atas meja ruang tamu, hahah pasti enak sekali, yah… maklum saja aku sangat lapar.

Ketika aku mau memasukkan mie itu ke mulutku, tiba-tiba saja brakk, pintu rumahku terbuka dengan kasar, seseorang telah datang, itu ternyata Youngmin hyung, temanku. Kenapa dia datang malam-malam seperti ini ? dan yeoja yang bersamanya… siapa dia ? aku hanya terpaku memikirkan pertanyaan-pertanyaan itu. aku terdiam sambil menatap heran dengan mereka berdua.

“Hyung… ada apa ?”

“Apa aku boleh menginap disini ?” tanya Youngmin seketika.

“ahh, tentu hyung…”

Aku masih heran dengan mereka, sebenarnya apa yang sudah terjadi. Aku kembali terdiam melihat Youngmin hyung sibuk merawat luka yeoja itu, aku semakin heran, luka di lengannya itu bukan luka biasa melainkan luka tembak. Aku tetap diam menunggu di luar kamar. Ternyata benar, yeoja itu mengerang hebat, ketika Youngmin sedang berusaha mengeluarkan peluru dari lengannya, aku merasa kasihan dengan yeoja yang sama sekali tidak aku kenal itu. setelah itu aku kembali mendengar suaranya, kali ini dia menangis, tidak lagi mengerang. Aku mengintipnya dari pintu yang kebetulan tidak tertutup rapat. Yeoja itu benar-benar menangis, Youngmin memeluknya dengan hangat.

“tidak apa-apa, kau pasti akan sembuh. Jangan menangis lagi…”

Yeoja itu diam saja, hanya saja tak mau berhenti menangis. Ya, aku tahu luka tembak memang sangat menyakitkan. Aku kembali ke ruang tamu dan duduk disana, aku masih tidak mengerti, sebenarnya apa yang sudah terjadi dengan mereka berdua ? kenapa ada luka tembak ?

Tak lama kemudian Youngmin Hyung datang menghampiriku. Nah inilah kesempatanku untuk bertanya. “Hyung, sebenarnya apa yang sudah terjadi ? kenapa dengan yeoja itu ?”

“ceritanya panjang Woo… “

“hyung bisa menceritakannya padaku…”

“sebenarnya ini semua salahku, aku yang menyebabkan Jiwoon tertembak seperti itu… aku sangat mengkhawatirkannya”

“jadi namanya Jiwoon, apa dia istri Hyung ?”. tanyaku sambil meminum segelas air putih yang ada di meja sebelum aku duduk disana.

“bukan, dia bukan istriku. Hanya saja sedang mengandung anakku…”

Ohokk ohokk, aku langsung tersedak ketika hyung berkata seperti itu, astaga, apa maksudnya bicara seperti itu. “Jiwoon bukan istri hyung, tapi sedang hamil anak hyung, begitu ? astaga, ternyata hyung gila juga”

“untuk sementara ini bolehkan dia menginap disini ?”

“tentu boleh hyung. aku juga merasa kasihan padanya, tidurnya pasti tidak nyenyak. Hyung harus menjaganya malam ini…”

“tentu, dia adalah hidupku….”

*******

To be Continue >>>

Advertisements

, ,

  1. 4. [Boyfriend FF Library] It’s War – Death to Love « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: