[Boyfriend Fanfic] Sakura Night’s (Part 2)

Tittle : Sakura Night’s (Part 2)

Main Cast :

–          Jo Kwangmin

–          Jo Youngmin

–          Yang Eunbin (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Jo Gwangmin as Kwangmin

Original Soundtrack :

–          Yui – Goodbye Days

Fanfics Number : 6th

Realise : June 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah tentang keinginan seorang dongsaeng yang ingin dekat dekat dengan hyungnya, namun hyungnya tersebut justru sangat membencinya. Lantas apa yang harus dilakukan oleh Dongseng itu ? semua akan dikisahkan dalam ff ini, jadi baca dari awal sampai akhir….

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Sakura Night’s (Sakura Malam)

Malam kian larut, aku harus pulang… namun sebelumnya, aku letakkan sepucuk surat dalam botol kaca dan aku letakkan botol itu tepat dibawah pohon Sakura yang paling besar, aku berharap suatu saat ada yang bisa membacanya dan membagi pengalaman hidupku dengannya… Sakura Nigth’s sampai jumpa, kelak suatu saat aku pasti kembali kesini.

*****

Pagi ini, seperti biasa aku mengikuti setiap mata pelajaran di sekolah, namun ada yang aneh padaku, sebenarnya sudah beberapa hari ini aku seperti ini, mataku sering sekali buram, namun seketika kembali normal, aku rasa mataku mulai minus gara-gara aku sering sekali bermain game didepan komputer kamarku, makanya jadi seperti ini.

Sepulang sekolah aku pergi ke dokter spesialis mata, di ruang yang penuh dengan barang-barang yang tidak aku ketahui fungsinya itu, dokter memeriksa keadaan mataku.

“sepertinya matamu bukan minus, tapi ada keanehan di kornea matamu…”

“apa maksud dokter ?”

“emm… apa kau pernah kecelakaan ?”

“11 tahun yang lalu, aku pernah kecelakaan dengan truk pengangkuk dan wajahku tidak sengaja terkena bensinnya. Memang kenapa dokter ?”

“itu pasti penyebabnya. Seharusnya matamu mendapat perawatan yang intensif setelah kecelakaan. Kwangmin… kornea matamu itu sudah rusak, dia sudah tidak bening lagi seperti kristal kaca, itulah yang menyebabkan penglihatanmu terkadang buram. Kau harus tau, bensin punya zat toxic yang dapat merusak jaringan mata, sebaiknya kau hati-hati dan jaga baik-baik matamu.”

“apa bisa sembuh dokter ?”. aku merasa sangat takut, mungkinkah aku akan buta seumur hidup ?

“kemungkinan sembuh hanya 10 %, sangat tipis. Sebaiknya kau membiasakan diri melihat dalam kegelapan, semakin hari matamu akan semakin kabur, mungkin akan buta, maka dari itu, berlatihlah melihat dalam kegelapan. Itu pasti akan membantu. Jika diobatipun, itu hanya akan menambah beban matamu, seharusnya pengobatan dilakukan sejak awal, sejak pertama kali kau mengalami kecelakaan. Tapi sayang kau tidak melakukannya, ini sudah terlambat, terimalah semua takdirmu…”

“aku tidak mau buta… aku tidak mau… apa tidak ada lagi jalan keluar untukku ? aku ingin sembuh, tolong bantu aku…”

Aku kembali ke rumah, menyusuri sepinya kota sore itu, aku sama sekali tak mendengar suara manusia sepenjang jalan, yang ada hanyalah suara semilir angin yang membawa terbang dedaunan yang kecil menuju tepian jalan. Pikiranku melayang, mengingat kembali apa yang barusan dokter katakan, aku akan buta… aku tak akan bisa melihat indahnya kota Seoul ini, temanku… orang-orang yang aku sayangi… dan Hyung… apa aku sanggup ?

Oh, Tuhan… semakin hari, pandanganku semakin tak jelas, bahkan melihat tulisan dalam papan tulis pun aku tak bisa… berjalan pun kesulitan, memandang garis lurus saja kadang terasa bengkok. Tapi aku tidak mau menyerah, aku pasti bisa melewatinya…

Suatu ketika, Hyung terpilih menjadi menjadi tokoh Pangeran Charming di teater sekolah, aku menontonnya dari balik kursi stadium, aneh, hari ini mataku nampaknya normal, bisa melihat dengan jelas walau jarak jauh sekalipun. Aku lihat Hyung begitu serius memerankan Pangeran Charming, dan Snow White pasangannya juga sangat cantik, dia Eunbin teman sekelasku. Mereka terlihat begitu serasi, meski pada kenyataannya mereka adalah musuh. Aku senang, meski hanya sebagai penonton, tapi melihat senyuman Hyung yang lepas itu sudah cukup.

Tiba-tiba… aku melihat lampu sorot yang ada di atas Hyung sedikit oleng, awalnya aku diam saja, namun tanpa di duga, lampu itu terjatuh, aku langsung berlari dan menyelamatkan Hyung agar tidak tertimpa lampu yang cukup besar itu. Namun sepertinya Hyung tidak suka kalau aku menolongnya, bahkan mengucapkan terimakasih pun tidak. Aku bingun dengan Hyung, sebegitu besarkah kebenciannya padaku hingga berdekatan denganku pun terasa menjijikan ?

Dua hari yang lalu pun begitu, saat ada yang iseng menjatuhkan pot bunga ke arah Hyung dari lantai 3, niatku untuk menolong Hyung juga berakhir seperti ini, Hyung terlihat tidak suka, sebenarnya kecewa sudah menahan rasa sakit tertimpa pot bunga, yang di tolong justru tidak suka…

Aku akui, memang tidak ada gunanya aku di samping Hyung, karena aku, Hyung kehilangan seseorang yang sangat Hyung sayangi, eomma… maaf Hyung… Kini aku hanya bisa berjalan sendirian, menyusuri sunyinya kota tanpa arah dan tujuan…

*****

Hari ini, nampaknya Hyung pergi. Dia mengendarai ferarri silver miliknya menuju suatu tempat yang aku tidak ketahui.

Ternyata benar, Hyung datang ke sebuah kuil Hindu di daerah Incheon, dia duduk di bawah pohon beringin disamping kolam kecil, disana ada 5 itik kecil yang sedang berenang, mereka terlihat lucu dengan bulu-bulu yang masih kuning. Hyung menatapnya dengan sadis, kemudian ia tangkap salah satu itik yang sedang berenang dalam air yang jernih itu, Hyung memegangnya erat hingga itik tersebut berteriak, kiiikk kiiikkk kiiikkkk….

Tapi Hyung tidak memperdulikan dia tetap memegang itik kecil itu erat, hingga akhirnya si induk datang dan menyerang Hyung, digigitnya tangan Hyung hingga ia berteriak kesakitan, Hyung pun melepas itik itu, dan seketika itu pula si induk tidak lagi menggigitnya.

“Kenapa kau menyerangku !!! apa salahku !!” teriak Youngmin kepada si Induk yang berlenggang pergi bersama ke-5 anaknya. “hei ! jawab aku !”

“Itu semua karena salahmu, jika kau tak ganggu anaknya, maka induk itu juga tak akan mengganggumu ataupun menggigitmu”. Seorang kakek yang sudah sangat tua tiba-tiba datang dan menghampiri Youngmin Hyung,

“aku hanya menangkap itik kecil itu. Apa aku salah !”

“tentu salah. Seorang Induk akan membela mati-matian kalau anaknya sedang dalam kesulitan. Seperti ibumu, dia juga akan membelamu mati-matian jika kau ada dalam kesulitan ataupun masalah.”

“Ibuku adalah orang yang tidak adil”

“jangan berkata seperti itu, ingatlah seberapa besar kasih sayang ibumu, ingatlah apa yang pernah ibumu berikan padamu… Seorang ibu akan bersikap adil pada semua anak-anaknya… tidak akan membeda-bedakan salah satu diantaranya, karena seorang anak adalah sebagian dari nyawa seorang ibu…”

“mungkin orang lain iya, tapi ibuku tidak, dia lebih menyayangi adikku dari pada aku. Semua keinginan adikku selalu ibu turuti, tapi kepadaku, dia sama sekali tak peduli. Seperti malam itu, kenapa dia dia mengorbankan nyawanya hanya untuk menolong adikku yang tak berguna itu… ”

To be Continue >>>>

,

  1. #1 by kimasshiyffa on July 9, 2013 - 8:36 AM

    youngmin ko gtu. . .
    trnyta dia jg mmbnci ibu.a. . .

  2. #2 by Vera on July 13, 2013 - 7:34 PM

    Thor, follow twitter aku dong @rara_Youngmin
    follow ne thor

  1. 6. [Boyfriend FF Library] Sakura Nights « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: