[EXO Fanfic] Girl’s Guitar (Part 1)

Tittle : Girl’s Guitar (Part 1/8)

Main Cast :

–          Park Chanyeol

–          Lee Sohee (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Yui as Lee Sohee

– Chanyeol as Chanyeol

Original Soundtrack :

–          EXO K – Angel

Fanfics Number : 10th

Realise : July 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Siapa yang tidak sedih ketika harus bertahan menghadapi alergi yang sangat berbahaya, dan dapat merenggut nyawanya ? tapi… keadaan tersebut tidaklah menghalangi impiannya untuk menjadi bintang…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Girl’s Guitar (Gadis Pemegang Gitar)

 

Malam begitu sunyi, diantara pojok demi pojok kota… tak ada seorangpun ada disana… hembusan angin perlahan menghilangkan kesunyian yang ada. Dan dengarlah… petikan sebuah gitar, begitu indah … memainkan nada demi nada dengan teratur… Angel… itulah judul yang diberikan untuk lagunya itu, lagu dimana dia sendiri yang membuatnya. Lagu dimana berkisah tentang seorang Angel yang datang dalam kehidupannya. Mengusir kesunyian dalam hatinya… dan menjadi pelampiasan isi hatinya…

Lee Sohee, itulah namanya. Nama yang begitu indah pemberian dari orang tuanya. Dia adalah gadis yang sangat tegar, dia tau, keluarganya bukanlah orang kaya, ayahnya hanyalah seorang nelayan ikan di laut, sedangkan ibunya… ibunya pergi meninggalkannya dan menikah dengan orang lain. Tapi dia juga sadar, Xeroderma Pigmentosum yang dia derita, bukanlah sekedar alergi biasa yang bisa dengan sendirinya sembuh. XP adalah penyakit keturunan yang menyerang seluruh bagian kulit, Sohee mengerti kulitnya itu tak akan mampu berhadapan dengan sinar matahari, kulitnya seketika terbakar dan melepuh saat terkena sinar matahari walau kurang dari sedetikpun……

——— Sohee POV ———

Namaku Sohee, Lee Sohee, umur 19 tahun. Aku dalah seorang seniman… mungkin… tapi dalam hidupku yang paling aku inginkan adalah menjadi seniman, entah itu seniman rupa, musikal ataupun grafis, aku ingin semuanya. Tapi… dengan keadaan ekonomi keluargaku yang seperti ini, apa mungkin ? hasil kerja appa semuanya hanya untuk membelikanku krim sunblock demi menjaga kulitku dari radiasi matahari… terkadang aku merasa kasihan pada appa, dia harus bekerja membanting tulang hanya untuk membelikanku krim… saat aku melihat wajahnya, aku sering sekali berfikir kalau apa yang dilakukan appa hanyalah sia-sia, penyakitku ini akan berakhir dengan kanker kulit, cepat atau lambat pasti aku akan pergi, penyakit ini belumlah ada obatnya.

Saat aku memikirkan hal itu aku merasa sangat sedih, setiap siang hari harus menutup jendela dengan gorden yang tebal, hingga sinar matahari yang sangat indah itu tak masuk sedikitpun kedalam kamar dan rumahku… kau tau betapa menderitanya aku ? hmm… tidak masalah tidak bisa melihat matahari, tapi ada satu kekuatan yang mampu memberikanku semangat… gitar ini, gitar berwarna coklat kekuningan yang aku beli dengan uang tabunganku sendiri, inilah kekuatanku, dengan gitar ini aku mampu bertahan hingga detik ini. Setiap dawai yang aku petik, seakan sedang bersorak ‘bangkitlah Sohee… tundukan dunia dengan talentamu, jangan sampai dunia yang menundukanmu’… begitulah yang aku rasa.

Setiap malam, aku keluar rumah. Diasaat matahari tengah bersembunyi, saat itulah aku bisa beraktifitas seperti gadis normal pada umumnya. Berkeliling kota… duduk ditaman, dan bermain kembang api bersama anak-anak kecil ditepi jalan. Taukah kau aku pergi dengan siapa ? yah, gitar ini, dia selalu menemaniku kemanapun aku pergi…

Senyum semangat, terus terpancar dari bibirku ketika aku sadari, meski aku berpenyakit, namun aku masih bisa menikmati hidup, aku masih bisa jalan-jalan, bersenang-senang… dan… memandang langit yang indah bertabur bintang itu. Aku duduk di sudut gank, membuka sarung gitarku, dan… aku ambil posisi key C…

 

 

Mikael.. boda neun naege nunbusin jonjae gamhi…

 

Nuga neoreul geoyeokhae naega yongseoreul an hae…

 

Eden geu gose bareul deurin taechouhi geu cheoreom maeil…

…………………………………………………………………………………

 

 

Ku lanjutkan, setiap lirik yang aku nyanyikan, lagu ini adalah laguku, milikku dan dengan lagu ini aku akan menjadi bintang yang terus bersinar terang…

——— Sohee POV End ———

——— Chanyeol POV ———

Namaku Chanyeol, Park Chanyeol anak dari directur World of Record, tapi aneh, ayahku adalah seorang seniman yang tau banyak tentang musik dan apa itu jenis suara vokal, tapi aku… aku menyanyikan lagu kebangsaan saja nadanya tidak ada yang benar. Jujur saja, aku tidak bisa menyanyi dan bagaimana cara menyanyi itu. Tapi, aku paling mengerti bagaimana caranya ngebanyol dan membuat senang orang lain… karena itulah Chanyeol the happy virus yang akan selalu meracuni setiap orang yang bertemu dan mengenalku.

Malam ini, aku hendak pergi bermain sepak bola di GOR belakang institusi, aku berjalan menyusuri pinggiran kota dan gank kecil dekan kota incheon, hemmm sebenarnya tidak adil, kakakku pintar bernyanyi makanya dia dibelikan mobil mewah untuk berangkat kuliah, tapi aku, hanya karena tidak bisa bernyanyi kemana-mana harus jalan kaki alias tidak dibelikan mobil atau motor oleh appa, huft.

Saat aku melintasi, gank kecil di depan taman kota, aku mendengar suara seorang yeoja tengah melantunkan lagu yang belum pernah aku dengar sebelumnya. Liriknya begitu menyentuh, dan suaranya sangat indah, bahkan lebih indah dari suara Noona. Aku mengintipnya dari balik dinding, benar dia seorang yeoja, dia sangat sederhana, pakaiannya juga jauh dari kesan gadis feminin seperti kebanyakan, siapa dia ? kenapa aku baru melihatnya sekarang ?

Saat aku pulang, bayangan gadis itu masih terus saja muncul di otak dan pikiranku, seperti hantu, gadis itu selalu membayang-bayangiku, di kampus, dirumah, bahkan sebelum tidur seperti saat ini. Sial… kenapa aku terus kepikiran dengan gadis itu ? apasih istimewanya dia, hanya bertalenta di gitar saja, kenapa seluruh otakku isinya hanya dia ? aishh kenal pun tidak…

Akhirnya, karena semakin penasaran, dan… ingin tau siapa dia, aku putuskan untuk kembali ke taman kota yang sedikit sepi itu, aku kembali melihatnya… dia duduk ditempat yang sama seperti kemarin… begitulah yang aku lakukan setiap malam beberapa hari ini, aku tidak mengerti, apa benar jatuh cinta pada pandangan pertama itu ada ?

Aku baru sadar, dia ternyata cantik juga, manis dan sederhana. Aku bahkan sering tersenyum sendiri ketika aku teringat wajah manisnya saat bermain gitar. Dan hari ini… aku putuskan untuk menghampirinya… aku ingin tau siapa namanya, dimana tempat tinggalnya dan… apa dia sudah punya pacar ? Hehehe sebenarnya aneh bertanya seperti itu… tapi… tidak ada salahnya…

“Hai….”sapaku lirih sambil berjalan menghampirinya yang tengah duduk di sudut gank itu. Dia nampak sangat terkejut hingga permainan gitarnya terhenti seketika. Dia memandangku aneh, hmm aku memang aneh tapi janganlah sejujur itu…

“… kau siapa ?”

“Namaku Chanyeol… siapa namamu ?” ujarku sambil menyodorkan tanganku padanya. Aku tersenyum, berharap dia akan membalas sapaanku dengan berjabat tangan bersama…. tapi … dia hanya melihat mataku… pandangannya semakin aneh, apa aku ini sangat terlihat aneh atau lebih aneh dari makhluk Alien ? aku menjadi salah tingkah karena pandangannya yang sangat jujur itu.

“Namaku Sohee… senang bisa berteman denganmu…”, ucapnya sambil tersenyum indah dihadapanku. Ternyata dia gadis yang sangat ramah, tidak seperti wajahnya yang sedikit kaku.

Aku duduk disebelahnya, “apa kau sangat senang dengan tempat ini ? hampir setiap malam kau disini…”

“hah… darimana kau tau, apa kau selalu membuntutiku ?”

“ah… ani ! aku hanya …. hanya mengintipmu… kau sering sekali disini… kenapa ? padahal kan disini sangat sepi, kalau ada orang jahat yang ingin melukaimu bagaimana ?”

“hahaha tidak akan. Tempat ini memang tempat kesukaanku, memang tidak begitu bersih ataupun indah dan nyaman…. tapi ditempat ini hatiku terasa damai, meski sendiri, meski tak ada orang yang menemaniku aku akan merasa senang duduk disini… memandang langit yang indah dan juga semilir angin yang halus… aku suka tempat seperti itu…”

“ohh begitu…”, entah mengapa… meski baru saja kenal dan baru saja tau siapa namanya aku merasa sudah sangat dekat dengannya, dia gadis yang sangat terbuka, ramah dan sangat baik… oh Tuhan, aku bisa gila kalau terus-terusan berada disampingnya seperti ini… kalau aku masuk rumah sakit jiwa bagaimana ?

“oh ya… kau tinggal dimana ?”, ucap Sohee bembangunkanku dari alam khayalanku.

“aku ? aku tinggal di belakang gank ini, kau ?”

To Be Continue >>>

,

  1. 10. [EXO FF Library] Girl’s Guitar « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: