[EXO Fanfic] Girl’s Guitar (Part 4)

Tittle : Girl’s Guitar (Part 4/8)

Main Cast :

–          Park Chanyeol

–          Lee Sohee (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Angst

Rating : PG-17

Cover Model :

– Yui as Lee Sohee

– Chanyeol as Chanyeol

Original Soundtrack :

–          EXO K – Angel

Fanfics Number : 10th

Realise : July 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Siapa yang tidak sedih ketika harus bertahan menghadapi alergi yang sangat berbahaya, dan dapat merenggut nyawanya ? tapi… keadaan tersebut tidaklah menghalangi impiannya untuk menjadi bintang…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Girl’s Guitar (Gadis Pemegang Gitar)

 

Oh ya, aku ingat, dia adalah gadis nelayan yang tinggal ditepi laut, dia gadis yang selalu keluar malam hari… dan ketika siang hari… dia akan terus berada di rumah… dia penderita Xeroderma Pigmentosum, alergi matahari… bagaimana mungkin dia bisa menjadi bintang disaat keadaannya seperti ini ?

“Siapa namamu ?”, tanyaku pada gadis yang tengah mempersiapkan microphone di telinganya.

“aku… Sohee, Lee Sohee… salam kenal ahjussi…”

Sepertinya dia gadis yang ramah, aku pun segera memberinya kode untuk memulai… aku memintanya untuk menyanyikan lagu berbahasa inggris ‘Give Me A Little Love’ milik M2M dari USA… aku ingin melihat kemampuannya dalam bahasa, hmm… saat dia menyanyikannya, perlahan aku mulai terhanyut dengan suara khasnya… suaranya sangat halus… dan membuatku seketika tersenyum sendiri saat mendengarkannya dengan seksama. Tapi… dengan keadaannya yang seperti ini, aku ragu kalau dia bisa menjadi bintang idola seperti yang lain, aku ragu… tapi sungguh, suaranya sangat bagus meski dia tidak melakukan trainee…

Saat rekaman itu telah usai… aku kembali memintanya untuk menyanyikan lagu yang pernah dibuatnya, “kau punya lagu buatanmu sendiri ?”

“ne, ahjussi…”

“nyanyikanlah… aku ingin mendengarnya…”

“mmm… mianhae ahjussi, apa aku boleh pinjam gitar ?”

“gitar ? kau bisa bermain gitar ?”, Sohee mengangguk. “baiklah, ini…”, ucapku seraya memberikan sebuah gitar ke tangannya… perlahan dia mulai menyanyikan lagu itu… dan perlahan pula aku terhayut dalam lagu yang begitu tulus itu, yang diberinya nama, Angel… Malaikat… dan diam-diam aku rekam lagunya itu. Bukan untuk apa-apa, hanya untuk menambah koleksiku, hehehe

Machi amugeotdo moreuneun airo geureoke

 

Dashi taeeonan sungan gachi

 

Jamshi kkumilkkabwa han beon deo nun gamatda tteo boni

 

Yeokshi neomu ganjeolhaetdeon ne ape gidohadeut seo isseo

 

Dan han beonman ne yeopeseo

 

Bareul matchwo georeo bogopa han beon,

 

Ttak han beon manyo

……………………………………………………

Astaga… lagu apa ini ? kenapa aku bisa sampai membatu seperti ini ? dia memiliki bakat seni yang tinggi, meski hanya belajar autodidak… tapi… sayang Tuhan mungkin tidak mengizinkannya untuk menjadi seorang idola, Xeroderma Pigmentosum belumlah ada obatnya… dia pasti hanya akan ditolak oleh agensi…

Ketika dia selesai menyanyikan lagu ciptaannya… aku langsung menghampirnya dan berbicara 4 mata dengannya.

“kau adalah gadis yang sangat mengagumkan, kau bisa bermain dengan baik, bermain gitar dengan sangat bagus… dan kau juga memiliki wajah yang cantik. Kau pantas menjadi bintang… tapi…”

“tapi… karena penyakitku… aku tidak bisa menjadi bintang idola seperti yang aku inginkan… aku sadar, aku memang tidak bisa menjadi bintang seperti apa yang aku mau, tapi… terimakasih ahjussi, kau sudah mau mendengarkan lagu yang aku nyanyikan, meski aku ditolak, tapi aku tetap senang… bisa mempir di dapur rekaman ahjussi… terimakasih…”

Dia tersenyum, bahkan dimatanya sama sekali tidak ada garis kesedihan yang terlukis disana… hatinya sungguh sangat tegar… dia bisa menerima segala cobaan yang Tuhan berikan padanya… bersabarlah Sohee… Tuhan pasti akan memberikan jalan yang terbaik untukmu.

——— Park jin Young POV End ———

 

——— Chanyeol POV ———

“apa yang ayah pikirkan ! kenapa ayah menolak Sohee… padahal suaranya sangat bagus…”

“kau tidak mengerti apa itu dunia seni… jadi diamlah…”,

Aku tidak mengerti apa yang dipikirkan appa saat itu, yang jelas aku kecewa, ku pikir dia appa yang baik, ternyata tidak…

Aku berlari menghampiri Sohee yang tengah berjalan keluar, ku raih punggungnya dan ku peluk dia dari belakang… “mian Sohee-ya, appa ku memang keterlaluan… aku minta maaf…”

Sohee melepas lingkar lenganku, “tidak Chanyeol… appamu benar… aku memang ditakdirkan untuk tidak menjadi bintang idola… aku ditakdirkan untuk menjadi penyanyi jalanan yang menghibur orang yang lewat… aku tau, aku berpenyakit, makanya banyak agensi yang menolakku. Tapi tidak masalah… aku justru berterimakasih padamu, kau sudah mengajakku untuk rekaman… meski ujung-ujungnya laguku tidak dipublikasikan… tapi aku sudah cukup senang bisa mampir di dapur rekaman appa-mu…”

Kebesaran hati Sohee membuatku belajar apa arti menerima kenyataan, dia sungguh gadis yang luar biasa… gadis yang sangat pantas untukku…

——— Chanyeol POV End ———

——— Sohee POV ———

Aku kembali ditolak oleh agensi karena alasan yang sama, penyakitku yang aneh. Aku harus lebih sabar, tapi seperti yang kita ketahui kesabaran ada batasnya, terkadang aku juga ingin menangis, keinginanku untuk menjadi bintang idola harus pupus hanya karena penyakitku, kadang pula aku berfikir kalau Tuhan itu tidak adil, kenapa harus aku yang menerima penyakit ini, kenapa bukan orang lain saja ?

Tapi, ketika air mata ini jatuh, aku selalu berfikir kalau ini sia-sia, tidak ada gunanya aku menitikka air mata, tapi… ketika bibir tak mampu lagi bicara dan mengatakan apa isi hati, maka matalah yang akan bicara… air mata… ungkapan isi hatiku melalui mata… aku lelah… apa aku harus mundur dari impianku… apa aku akan gagal menjadi seorang bintang ? Aku tidak tau apa lagi yang harus aku lakukan… kenapa Tuhan menciptakan bumi dan isi kehidupan dengan penuh rahasia, kenapa ? kenapa Tuhan tidak pernah mengatakan apa yang akan terjadi pada manusia ? jika saja Tuhan mengatakan kalau aku akan terlahir dengan penyakit seperti ini, aku pasti akan meminta eomma untuk membunuhku saja, menggugurkanku saat aku masih ada dalam kandungannya.

Aku benar-benar lelah dengan kehidupanku sendiri… putus asa… tak tau jalan kemana yang ingin aku pilih… impianku benar-benar tidak akan terwujud…

To Be Continue >>>

, , ,

  1. 10. [EXO FF Library] Girl’s Guitar « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: