[EXO Fanfic] Kissing You (Part 12)

Tittle : Kissing You (Part 12)

Main Cast :

–          Kris

–          Neki (OC)

–          Luhan

–          Hyera (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Romance

Rating : PG-17

Cover Model :

– Kris Exo as Kris

Original Soundtrack :

–          EXO – Baby Don’t Cry

Fanfics Number : 12th

Realise : June 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah cinta segi empat yang penuh canda dan haru… dendam masa lalu, penyesalan dan perselingkuhan…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kissing You (Ciuman)

 

Mendengar suara yang sangat familiar itu, Kris pun langsung berbalik, begitu juga dengan Hyera. Kris yang melihat wajah Neki seketika langsung melepaskan genggamannya pada Hyera, dia sedikit tertunduk ketika ia tau Neki sedang menatapnya.

 

“kau darimana saja ? kenapa semalam tidak pulang… eomma sangat menghawatirkanmu… ponselmu juga tidak aktif, kenapa ?”

 

Kris tidak langsung menjawab, dia justru menatap Hyera, “kelasmu sudah dekat kan ? hmm, aku ada urusan dengan yeoja ini, tidak apa-apa kan kalau kau pergi sendiri ke kelas ?”

 

Hyera mengangguk, “ne, tidak masalah…”, dia hanya menjawab singkat, dan setelah itu, Hyera langsung pergi meninggalkan Kris dan Neki disana.

 

“apa itu yeoja-mu ?”

 

“iya… namanya Hyera”

 

“kemarin kau kemana saja ? kenapa tidak pulang ?”

 

“itu bukan urusanmu…” jawab Kris sambil mencoba untuk berpaling dan melangkah pergi, namun sepertinya Neki tak membiarkannya, dipegangnya lengan Kris dengan erat.

 

“tunggu dulu ! kau belum menjawab pertanyaanku, jangan seenaknya melarikan diri !”

 

“Sudah aku bilang itu bukan urusanmu !!”, nada suara Kris mulai meninggi, “kenapa kau suka sekali ikut campur urusan orang lain ! urusi saja urusanmu sendiri, mau pulang atau tidak itu urusanku…”

 

“kenapa kau marah-marah !!! sebenarnya aku juga tidak peduli dengan urusanmu yang tidak penting itu, tapi… eommamu yang menyuruhku untuk bertanya seperti ini, eomma sangat khawatir padamu !!”

 

“katakan pada eomma, aku ini laki-laki… aku sudah dewasa… aku bisa jaga diri, jadi eomma tak perlu khawatirkan aku…”, Kris berlenggang pergi…

 

“kau pengecut !!! tidak mau mengatakan alasan kenapa tidak mau pulang kerumah !!”

 

Langkah Kris terhenti, mendengar kata-kata yang terucap oleh Neki, apa Neki  tak tau kalau Kris sangat membenci kata ‘PENGECUT’ ? Kris langsung naik darah hingga mencapai ubun-ubunnya, dia berbalik langkah dan langsung, plakkk… dia mendaratkan tamparan keras pada pipi kanan Neki, Neki hanya terdiam, ia tidak menyangka jika Kris berani menampar seorang wanita, sakit sekali… seketika air matanya keluar membasahi pipinya yang terasa sakit.

 

“aku hanya ingin bicara baik-baik denganmu, tapi ini balasanmu ! aku minta maaf kalau semua perkataanku ini menyinggung perasaanmu, aku minta maaf, tapi aku hanya mengatakan apa yang eomma-mu perintah… mulai sekarang aku tak akan lagi mencampuri urusanmu seperti katamu tadi, sekali lagi aku minta maaf…”, Neki langsung berlari pergi, hatinya benar-benar sakit bahkan lebih sakit dari pipinya yang di tampar oleh Kris… menangis… terus menangis… niat baiknya dibalas dengan sebuah tamparan kejam yang tak bisa dimaafkan, ini adalah pertama kalinya ia ditampar oleh seseorang… begitu terasa menyakitkan…

 

Sedangkan Kris… terlihat raut wajah penyesalan yang tampak sangat jelas, ia baru sadar, bahwa dirinya telah menampar Neki dengan keras, menampar seseorang yang diam-diam disukainya, ia sangat menyesal, kenapa dia tak mampu mengontrol emosinya ? Kris bingung, apa yang harus dilakukannya sekarang ?

 

Hari terus berganti, tak ada waktu yang bisa kembali lagi, seperti halnya Kris, penyesalan terus menghantuinya, melayang-layang seakan ingin mengganggu tidur nyenyaknya. Dan selama itu pula, Neki tak pernah sekalipun muncul dihadapannya, dia terus menghindar seolah takut pada Kris, memang, Neki sangat takut, tamparan yang dilakukan Kris memang sangat menyakitkan, bukan di pipinya melainkan dihatinya. Dia sangat sakit hati, semenjak itu, Neki sering sekali mengurung diri dikamar, dia hanya akan keluar jika makan dan berangkat sekolah. Eomma Kris yang melihat tingkah aneh Neki, merasa sangat khawatir, dia takut terjadi apa-apa dengan Neki. Jika eomma Kris bertanya ‘apa yang sedang terjadi dengan Neki ?’, Neki selalu menjawab, ‘tidak ada apa-apa eomma’. Jelas perkataan seperti itu terasa sangat menggantung di hati eomma Kris.

 

3 minggu telah berlalu, sekarang telah masuk bulan Juli, bulan dimana musim semi akan segera berakhir dan berganti musim panas…

 

Dalam lubuk hati Kris, ia sangat ingin minta maaf pada Neki, namun niat tersebut selalu gagal, melihat suasana hati Neki yang terus murung, Kris semakin bersalah… dia merasa kalau dirinya sangat jahat, tega menampar seorang gadis hanya karena masalah sepele, hanya karena Neki mengatakan kalau dirinya pengecut, sungguh Kris merasa sangat bersalah…

 

Suatu ketika Kris memberanikan diri dan mengumpulkan semua nyalinya untuk menemui Neki yang beberapa hari ini terus saja menghindar darinya.

 

Saat jam Istirahat, Kris pergi ke kelas Neki dengan nekatnya, dia tau kalau Neki tidak pernah pergi keluar disaat jam istirahat, dia selalu di dalam kelas dan makan bekal dari eommanya. Dengan menghela nafas panjang, Kris berjalan masuk, disana Neki sedang duduk bersama teman-temannya, mereka tengah asyik bercanda. Dengan menahan sedikit rasa malu, Kris pun mendekati Neki.

 

“apa kita bisa bicara sebentar ?”, ucap Kris seketika hingga membuat Neki dan teman-temannya berhenti bercanda.

 

“hmmm… kurasa tidak ada hal penting yang bisa kita bicarakan…”, balas Neki dengan senyum tipis dibibirnya.

 

“aku mohon… hanya sebentar…”

 

“aku tidak mau… pergilah…”, ucap Neki dengan lembut, namun sangat dalam.

 

Kris sangat mengerti isi hati Neki sekarang, dia mungkin belum bisa memaafkan dirinya, dia masih sakit hati. Kris pun berjalan keluar…

 

“tunggu… aku mau bicara denganmu nanti malam, tepat pukul 07.00 di paru-paru kota…”, seru Neki seketika sambil berdiri menghadap Kris yang terhenti.

 

Kris sangat terkejut, apa dia tidak salah dengar ? Neki mau bicara empat mata dengannya ? sungguh keajaiban selalu berpihak padanya… dia sangat gembira hingga ia ingin berjingkrak tidak karuan, namun dia sadar diri, dia adalah kapten basket yang harus selalu menjaga image karismatiknya, dia pun hanya tersenyum kecil dan berbalik padanya. “baiklah…. aku akan kesana… terimakasih sudah mau bicara denganku”, Kris berjalan keluar dan pergi ke kelasnya.

 

Malam pun tiba. Tepat pukul 06.58, Kris datang ke paru-paru kota, ternyata disana sangat ramai dengan balon dan lampu yang berwarna warni, dia baru sadar kalau malam ini adalah malam festival kembang api, Kris terus menunggu dan menunggu…

————– Author POV End ————-

 

————– Kris POV ————-

Hampir 3 jam aku menunggu Neki diparu-paru kota, namun dia belum juga datang, aku takut kalau Neki hanya ingin mempermainkanku, dia tidak benar-benar ingin bicara denganku. Tapi yang aku tau Neki bukanlah orang yang seperti itu, dia adalah gadis yang selalu menepati janjinya.

To Be Continue >>>>

,

  1. 12. [EXO FF Library] Kissing You « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: