[EXO Fanfic] Kissing You (Part 8)

Tittle : Kissing You (Part 8)

Main Cast :

–          Kris

–          Neki (OC)

–          Luhan

–          Hyera (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Romance

Rating : PG-17

Cover Model :

– Kris Exo as Kris

Original Soundtrack :

–          EXO – Baby Don’t Cry

Fanfics Number : 12th

Realise : June 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah cinta segi empat yang penuh canda dan haru… dendam masa lalu, penyesalan dan perselingkuhan…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kissing You (Ciuman)

“ah itu gampang, taruh saja di joke belakang, lagipula mobilku kan tak memiliki penutup jadi mudah membawanya”

“oh… baiklah. Arigatou”. Aku mencoba mengangkat sepeda itu, tapi ternyata sangat berat, sudah aku coba berbagai cara ternyata tak bisa. Akhirnya namja itu turun dari mobil dan membantuku mengangkat sepeda itu ke joke belakang.

Ternyata mobilnya sangat nyaman, dan namja ini, sepertinya sangat baik dan juga sangat tampan… tapi… sebenarnya siapa dia ?

“oh ya. Namamu siapa ?”

“aku… aku Neki, anata dare ?”

“aku Luhan”

“kau bisa bahasa jepang juga ?”

“tentu, aku dibesarkan di jepang, mana mungkin aku tidak tau. Namamu sangat cantik, seperti pemiliknya…”

“maksudnya”

“ah tidak… lupakan saja, kau kelas berapa ?”

“aku anak kelas satu, kau ?”

“aku kelas tiga”

“ah jadi kau sunbae ku ? mian… aku tidak tau sunbae, ku pikir sunbae ini teman sekelasku…”

“jangan panggil sunbae, panggil saja Oppa… kalau kau memanggilku sunbae, rasanya aku sudah sangat tua… “

Sepanjang perjalanan, aku dan sunbae… oh bukan, Oppa Luhan berbicara sangat banyak, hingga tak terasa kami pun sudah sampai di sekolahan. Dan saat diparkiran Oppa menurunkan sepedaku seorang diri. Aku terus memperhatikannya, dia sangat tampan lucu dan… cute… senyumannya sangat manis, membuatku seakan ingin tersenyum sendiri ketika aku melihatnya.

Bahkan aku sampai tidak konsentrasi belajar disekolah maupun dirumah, aku terus teringat pada wajah cutenya itu, Oppa Luhan … kau telah membuatku gila seperti ini… apa mungkin, besok kita bisa bertemu lagi ?

————– Neki POV End ————-

————– Luhan POV ————-

Hari telah pagi, tidak seperti biasanya aku bisa bangun dengan mudah, bahkan pagi ini jam becker yang berdering biasanya tak aku dengar, pagi ini tiba-tiba saja terdengar. Sepertinya eomma yang melihatku bisa bangun pagi, merasa sangat heran, ‘ada apa dengan Luhan ?’ pikirnya.

Hari ini aku berangkat lebih awal, berharap kalau hari ini aku bisa kembali bertemu dengan Neki, gadis dari Jepang itu. Sepanjang perjalanan yang melintasi indahnya perbukitan gongdam menyusuri perbatasan Incheon dan Seoul, aku terus memperhatikan kanan dan kiriku sambil mengendara Ferrariku pelan.

Namun sepertinya aku tak melihat gadis itu lagi, apakah hari ini dia tak berangkat ?. jalanan yang aku telusuri seakan terasa sepi, tapi … memang benar jalan ini sepi… hmm sudahlah… mungkin aku memang tidak bisa bertemu dengannya lagi…

Disaat keputus-asaanku datang, tiba-tiba aku melihat Kawasaki Ninja berwarna kuning datang dari tikungan 10 dari jarak aku berada, Ninja itu melaju begitu cepat. Ninja itu sepertinya tak asing bagiku, aku merasa hampir setiap hari melihat Ninja kuning itu, apalagi tulisan “FLIGHT DRAGON” yang berada di slebore belakang, aku yakin… Ninja itu pasti milik orang itu, tak salah lagi Ninja itu milik Kris, musuh bebuyutanku. Tapi tunggu dulu, siapa gadis yang dibelakangnya ? apa itu Hyera ? tidak… tidak… badan Hyera tak sekecil itu, jangan-jangan… gadis itu… Neki. Aku penasaran, ku buntuti motor itu dan aku percepat laju Ferrari-ku.

Aku berhasil membuntutinya, berada dalam jarak 30 meter darinya. Melihat Kris yang sedang membawa seorang gadis membuatku teringat kejadian masa lalu yang sangat aku benci, kejadian 2 tahun silam ketika kami sama-sama masih duduk di bangku kelas 1 SMA.

 

 

Saat itu, hari masih sangat pagi, seperti saat ini. Ketika aku berangkat sekolah, aku melihat Kris dan Hyera berangkat bersama menggunakan Ninja kuning itu juga. Tepat pada jam yang sama… dan waktu yang sama…

“Hyera… apa kita harus seperti ini terus ? selalu jalan dengan sembunyi-sembunyi… ?”

“bersabarlah Oppa, aku akan memutuskan Luhan secepatnya, agar kita bisa jalan dengan bebas…”

Waktu itu, Hyera masih menjadi pacarku, kami belum mengatakan “putus”, namun Hyera telah menghianatiku dengan selingkuh dengan Kris, hatiku sangat sakit melihat kemesraan mereka sepanjang jalan, namun aku tak bisa berbuat apapun, aku hanya membuntutinya dari belakang, terus memperhatikan tingkah laku mereka yang membuatku ingin muntah darah, hatiku begitu sakit, seharusnya jika Hyera sudah tidak mencintaiku, harusnya dia katakan jangan seperti ini, berselingkuh dihadapanku, memamerkan kemesraan yang seharusnya tak mereka lakukan… hanya tangis yang bisa menghiburku saat ini, karena dengan menangis hatiku bisa lebih baik, meski hanya sementara.

Ketika sampai disekolah… aku langsung menghampiri Kris dan Hyera yang masih di parkiran, aku langsung menarik lengannya agar pergi bersamaku, namun dia berusaha untuk menepis tanganku meski itu tak berhasil.

“lepaskan !!”

“lepaskan tangan Hyera !”, Kris berkata dengan keras, dia menepis tanganku hingga terlepas. Kemudian Hyera bergeser ke belakang Kris, berusaha mencari perlindungan.

“kenapa Hyera ! kenapa ! kenapa kau lakukan ini padaku ?”, aku berkata dengan keras, memuntahkan segala amarahku.

“apa maumu ? Hyera sudah tidak lagi mencintaimu, kenapa kau selalu memaksanya untuk terus mencintaimu, hah ?”, Kris membalas perkataanku dengan sedikit lembut.

“Hyera itu masih menjadi pacarku, tidak seharusnya kau mengajaknya jalan apalagi berselingkuh dihadapanku ! kau memang orang yang tidak punya hati Kris !”

“tidak punya hati ? sadarlah, Hyera sudah tak cinta padamu, sampai kapan kau akan terus memintanya jadi pacarmu ?”

“hentikan !”, sambung Hyera dengan keras. “Luhan, yang Kris ucapkan benar, aku sudah tidak mencintaimu lagi, aku ingin hubungan kita cukup sampai disini saja. Sekarang, aku hanya mencintai Kris, namjaku, bukan kau. Maaf, jika ini membuatmu terluka, tapi… kita harus putus…”

Petir seakan menyambarku di pagi yang cerah ini, aku tak bisa berbuat apapun dengan perkataan Hyera, dia mencampakkanku hanya demi laki-laki seperti Kris. Mereka berjalan pergi, sedangkan aku… aku masih terpeku dengan ucapan yang barusan Hyera katakan.

Mungkin dulu aku pernah mengalah dan menyerahkan Hyera padamu, tapi sekarang… aku tak akan serahkan Neki padamu. Aku sudah jatuh hati padanya sejak pertama kali melihatnya, dan aku… tak akan menyerahkan Neki padamu.

Kupercepat laju Ferrariku hingga mampu menyelipnya, kemudian dari jarak 40 meter, aku berhentikan mobilku di tengah jalan dengan menyilangkannya dari arah jalan. Saat itu aku tak berfikir apapun, meski nanti motor kris akan menabrak mobilku ataupun menelindasku, aku tak peduli. Kris membunyikan klakson dari jauh, namun aku diam saja, tak memperdulikan klaksonnya itu.

To Be Continue >>>>

, , ,

  1. 12. [EXO FF Library] Kissing You « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: