[EXO Fanfic] Love Letter (Part 1)

Tittle : Love Letter (Part 1/6)

Main Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Shim Hyuna (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Romance

Rating : PG-17

Cover Model :

– Byun Baekhyun as Baekhyun

Original Soundtrack :

–          Big Bang – Monster

–          EXO – Beautiful

Fanfics Number : 9th

Realise : July 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Pengagum rahasia ? yah, ini adalah kisah seorang gadis yang diam-diam menyukai seseorang namun dia sendiri tak bisa mengatakannya, dia hanya bisa memberikan sepotong surat untuk mengungkapkannya….

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Love Letter (Surat Cinta)

Sekarang adalah awal musim semi, dimana anak-anak sekolah mulai kembali belajar di tahun ajaran baru, seperti aku, kini aku sudah duduk di kelas 1 SMA, Jungwon High School namanya, terletak di daerah sekitar Bucheon. Menurutku, sekolah ini biasa saja tidak seperti sekolah-sekolah di Seoul yang terkesan mewah dan terakreditasi A. Tapi entah kenapa aku lebih memilih sekolah ini, bukan karena fasilitas yang ada ataupun karena jarak yang dekat dengan rumahku, tapi karena orang itu… Byun Baekhyun… dialah alasanku untuk bersekolah disini, aku… Shim Hyuna… sudah sangat lama mengaguminya, namun aku tak berani mengatakan isi hatiku ini, mungkin orang akan menganggap kalau aku ini pengecut yang tak bisa mengatakan isi hati untuk orang yang disuka, tapi… itu bukan masalah bagiku, meski tidak memilikinya dan hanya bisa memandangnya dari jauh… itu sudah cukup bagiku, melihat setiap butir senyuman yang merekah di bibirnya membuat hatiku seakan terus mengecil dan menghilangkan nyaliku untuk mengatakan isi hati.

Tatapan matanya yang tajam seakan terus memacuku untuk terus menatap padanya, menghilangkan semua orang-orang yang ada disekitarku, seperti saat ini…

———- Hyuna POV ———-

Hari ini adalah hari pertama MOS (Masa Orientasi Siswa), kami dimarahi habis-habisan karena banyak melakukan kesalahan, entah itu kurang disiplin atau pun hanya kesalahan kecil yang tak berarti namun dibesar-besarkan. Kami disuruh untuk mencabuti rumput liar yang tumbuh ditaman, sebenarnya aku kurang suka, namun aku diam saja, aku tau kalau aku melawan pasti hukumanku ditambah.

Di hari pertamaku MOS ini, aku belum memiliki teman, mungkin lebih tepatnya belum akrab satu sama lain, aku mencabuti rumput di pojokan ruang kelas 12 IPA 3, banyak sekali rumput liar yang tumbuh disana, astaga… apa mungkin kakak kelas itu hanya ingin mengerjai kami agar halaman didepan kelas mereka bersih ? hmm mungkin memang benar, tapi tidak apa-apa, itung-itung bakti lingkungan…

Disaat aku tengah asyik mencabuti rumput, tiba-tiba pandanganku beralih pada seseorang yang sangat aku kagumi, Byun Baekhyun…. dia adalah teman SMP ku, namun aku dan dia sama sekali tidak saling kenal, itu karena kami tidak pernah satu kelas, aku berharap kali ini aku bisa sekelas dengannya… dia adalah anak tunggal dari keluarga terpandang, ayahnya saja pemilik saham terbesar disekolah ini, tapi aneh, penampilannya sama sekali tak terlihat seperti orang-orang dari kalangan atas…

Seketika pekerjaanku terhenti, ku tatap wajah mungilnya yang seperti anak-anak, lucu sekali… dia bahkan lebih terlihat seperti anak SD daripada anak SMA. Senyum diwajahnya terus tersumbar sembari bercanda dengan teman didekatnya. Kalau saja aku punya nyali sedikit saja, aku pasti berani mengatakan isi hatiku ini, tapi memandang latar belakang dan ekonomi… aku sudah pesimis. Ibuku hanya seorang guru golongan 3A, ayahku sudah tidak ada… dibandingkan keluarganya, keluargaku tidak ada apa-apanya. Mungkin hanya mimpi untuk mendapatkan hatinya…

*****

2 minggu kemudian setelah MOS, pembagian kelas pun sudah keluar dari pihak guru dan kepala sekolah. Dipajangnya lebar lebar bagan pembagian kelas itu di mading sekolah yang berada didepan aula. Ku cari namaku diantara ratusan nama siswa baru yang ada, mulai dari kelas IPA, Ekonomi, Seni, Bahasa dan Logika. Ternyata aku masuk kelas Bahasa… lumayan, meski tidak masuk di kelas Seni… aku teringat Baekhyun… aku penasaran, dia akan masuk ke kelas mana, yang jelas, aku berharap dia masuk ke kelas Bahasa sepertiku. Aku terus mencari namanya diantara deretan nama-nama yang begitu banyak, ku tunjuk jariku di setiap deretan nama-nama itu dengan cepat, dan tak lama kemudian jariku berhenti tepat di nama Byun Baekhyun… ternyata dia… masuk ke kelas Seni… dengan nilai ujian masuk tertinggi… aku pun langsung patah semangat, lagi-lagi Baekhyun tidak sekelas denganku…

Tapi benar juga, Baekhyun adalah orang yang pintar, meski kelakuannya sedikit konyol, tapi sebenarnya dia benar-benar pintar dan memiliki otak yang cerdas, sudah sepantasnya dia masuk kelas Seni, kumpulan orang-orang dengan kemampuan diatas rata-rata, bukan masuk ke kelas Bahasa yang isinya hanya orang-orang yang punya kemampuan standar… sebenarnya sedih… tapi… sudahlah lagi pula aku masih bisa melihatnya setiap hari…

Aku mencoba tersenyum dan berlenggang pergi penuh semangat…

———- Hyuna POV End ———-

———- Baekhyun POV ———-

Ternyata aku masuk kelas Seni… aku merasa sangat senang, cita-citaku untuk menjadi penyanyi sebentar lagi akan terkabul, oh Tuhan… terimakasih…

Setelah aku melihat bagan pembagian kelas, tak sengaja pandanganku beralih pada seorang yeoja yang sedang berlenggang pergi, aku tidak tau namanya, tapi aku sangat mengenal wajahnya, dia anak guru yang mengajar Matematika private di rumahku, aku ingin berteman dengannya tapi apa dia mau berteman denganku ? jujur saja aku adalah orang yang sangat nakal, suka mengerjai orang sampai menangis…

Tak perlu berlama-lama, setelah aku ketahui dimana kelas yang akan aku tempati, aku pun langsung pergi… ku hampiri mobil ferrari kuningku yang aku parkirkan di depan halaman sekolah, aku berjalan sendiri, teman-temanku masih asyik bercanda di dalam… taba-tiba…

“Baekhyun…”, seorang yeoja tiba-tiba memanggilku dari belakang, aku pun berbalik dan memandang yeoja cantik itu.

“ada apa ? apa kau mengenalku ?”, tanyaku pada yeoja yang belum aku kenal itu.

“… ini untukmu…”, ucapnya mengalihkan pembicaraan, disodorkannya sepucuk surat beramplop pink padaku sambil menunduk malu, aku tidak mengerti apa maksudnya, aku hanya menerimanya begitu saja, dan setelah itu yeoja itu pergi…

“yeoja aneh…”, ku masukkan surat itu kedalam ranselku, setelah sampai dirumah, aku langsung pergi ke kamar dan membaca surat itu…

Ku buka pelas amplop berwarna pink dengan motif banda itu dengan hati-hati, ku buka tekukan demi tekukan kertas putih bermotif panda-panda kecil di tepinya dan ku baca setiap kata yang tertulis di selembaran kertas itu.

awal aku melihatmu…

 

jantungku seakan berhenti berdetak

 

melihat setiap senyuman yang tersungging indah diwajahmu…

 

tatapan tajam-mu seakan membuatku mati terpana

 

dan tidak bisa bergerak sedikitpun…

 

aku menyukaimu… aku menyukai setiap keindahan yang ada padamu…

Aku hanya tersenyum membaca surat yang begitu pendek dan tanpa basa-basi ini, aku yakin gadis yang tadi hanya melihatku dari luar saja, dia tidak pernah berfikir siapa dan bagaimana diriku sebenarnya, keburukan, kejelekan… dia tidak melihatnya… aku tidak suka gadis seperti ini, hanya melihat fisik daripada hati yang sebenarnya…

Pagi hari, aku pergi ke locker-ku yang berada di samping ruang ganti anak-anak basket, aku berniat untuk mengambil sepatu olahraga-ku yang aku simpan di locker itu. Sepanjang lorong yang aku lewati, aku tak melihat seorangpun ada disana hanya aku sendiri, aneh, biasanya ramai sekali, kenapa sekarang tidak ?.

Saat sampai didepan locker, aku melihat kanan dan kiri, aku takut kalau ada yang mau mengerjaiku, tapi… sepertinya tidak. Aku pun membuka locker itu dengan pelan, dan tiba-tiba…. bruukkk puluhan surat tiba-tiba jatuh ke wajahku, astaga apa ini !!! pikirku sedikit jengkel.

“…surat ?”ucapku sembari memungut satu persatu surat yang beramplop warna warni itu di lantai, “apa-apaan ini ? kenapa banyak sekali, siapa yang mengirimnya ?”

To be Continue >>>

,

  1. #1 by Nana on July 6, 2014 - 10:35 AM

    Terlalu banyak pemakaian elipsis […]. Tapi diksinya bagus, lho~

  1. 9. [EXO FF Library] Love Letter « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: