[EXO Fanfic] Love Letter (Part 2)

Tittle : Love Letter (Part 2/6)

Main Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Shim Hyuna (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Romance

Rating : PG-17

Cover Model :

– Byun Baekhyun as Baekhyun

Original Soundtrack :

–          Big Bang – Monster

–          EXO – Beautiful

Fanfics Number : 9th

Realise : July 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Pengagum rahasia ? yah, ini adalah kisah seorang gadis yang diam-diam menyukai seseorang namun dia sendiri tak bisa mengatakannya, dia hanya bisa memberikan sepotong surat untuk mengungkapkannya….

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Love Letter (Surat Cinta)

Kemudian aku baca sepintas surat-surat itu, ternyata isinya sama, hanya mengutarakan kesan kelebihan yang aku miliki, dan… pernyataan cinta, apa aku sepopuler itu, hingga banyak sekali yeoja-yeoja yang memberiku surat cinta ? aku tak mengerti padahal ada Kris si kapten basket yang super keren, kenapa mereka tak meliriknya, kenapa justru padaku yang anak biasa-biasa saja ? apa karena uang ? tapi … itu tidak mungkin, mereka semua kan tidak tau latar belakang keluargaku…

Hmmm… semua isi suratnya biasa biasa saja tidak ada yang menarik, kemudian aku buang ke tong sampah tak jauh dari locker. Aku kembali ke locker dan mengambil sepatu olahragaku yang tadi tertutupi surat-surat yang tak berguna. Setelah itu aku pergi ke lapangan tenis di samping lapangan basket.

———- Baekhyun POV End ———-

———- Hyuna POV ———-

Saat aku tengah berjalan melintasi koridor kecil menuju kantin sekolah, aku tak sengaja melihat anak-anak yeoja tengah mengintip seseorang dari balik dinding tak jauh dari locker penitipan, aku heran, siapa yang sedang mereka lihat ? karena penasaran, aku pun ikut mengintip dari barisan paling belakang.

Aku pun sangat terkejut, ternyata yang mereka lihat adalah Baekhyun, pangeranku. Mungkin kah yeoja-yeoja ini sama sepertiku, pengagum Baekhyun ? astaga.. ternyata sainganku banyak sekali, ku pikir Baekhyun tidaklah sepopuler ini ternyata aku salah… dia bahkan lebih populer dari Kris si pangeran Basket ataupun Kai si Raja Dancer… tapi sejak kapan Baekhyun jadi artis dadakan seperti ini ?

Aku terus mengintip apa yang sedang dilakukan Baekhyun di locker sana. Ternyata dia sedang membaca surat banyak sekali, tunggu dulu, surat apa itu ? apa surat cinta ? oh tidak ! aku bisa cemburu… tapi… walaupun cemburu, itu hanya sia-sia, aku tidak pantas untuk Baekhyun, dia seorang Pangeran sedangkan aku hanya Upik Abu yang hanya bisa bersih-bersih rumah dan menjadi pelayan.

Memikirkan hal itu, pesimisku semakin dalam, pasti Baekhyun akan menerima salah satu pengirim surat itu… aku tertunduk dan mulai pergi ke alam bawah sadarku, namun tiba-tiba…. para yeoja yang ada didekatku seketika berteriak membangunkanku dari alamku yang tidak karuan itu. Aku pun kembali melihat Baekhyun yang sedang berdiri disamping tong sampah, bruukkk… Baekhyun membuang semua surat cinta itu ke tong, aku pun sangat terkejut, apakah Baekhyun tak menerima satupun yeoja yang mengirim ?

a… apa aku tidak salah lihat… Baekhyun menolak semuanya ? hmm sebenarnya aku senang, akhirnya pangeranku tidak memilih siapapun, dan lihatlah yeoja-yeoja ini yang telah mengirim suratnya, mereka nampak sangat kecewa dan langsung pergi, namun aku… aku masih saja disini, terus melihat Baekhyun yang tengah berjalan pergi ke arah lapangan tenis untuk berlatih. Sesungging senyum aku kembangkan di bibirku… mungkin aku masih punya kesempatan…

Dan semenjak saat itu, aku punya ide untuk menulis surat pada Baekhyun seperti yang dilakukan oleh yeoja-yeoja yang belum aku kenal itu. Dan malam ini, di meja belajarku yang sederhana ini, aku goreskan setiap kata yang ingin aku ucapkan untuk Baekhyun… aku sadar… ketika bibir tak mampu lagi berkata, maka surat adalah jalan alternatif yang paling baik. Dan ini adalah surat pertamaku untuk Pangeranku, Baekhyun….

*****

Sepulang sekolah, ketika semua siswa Jungwom HS sudah pulang, Aku diam-diam masuk ke kelas Seni, kelas dimana Baekhyun belajar, untunglah aku sudah tau betul dimana tempat duduknya… barisan kedua dari timur dan bangku nomor 3, itulah tempat duduk Baekhyun. Kemudian aku letakkan surat yang semalam aku buat didalam lacinya yang kosong. Aku pikir laci adalah tempat paling bagus untuk mengirim surat diam-diam.

Pagi hari, ketika mentari masih menyipit, aku melihat Baekhyun sudah berangkat sekolah menggunakan ferrari kuning miliknya melintas di depan rumahku, aku yang tengah berdiri di depan rumah terus menatapnya hingga lenyap dari pandangan.

———- Hyuna POV ———-

———- Author POV ———-

Sesampainya disekolah, Baekhyun langsung pergi ke kelasnya, meletakkan ranselnya dan duduk manis di bangkunya sambil membaca comic The Prince of Tennis karya Takeshi Konomi dari Jepang. Dia memang sangat suka Tennis, sampai-sampai comic yang dibacanya pun berhubungan dengan tennis.

 

Disela-sela asyiknya membaca, tiba-tiba dia teringat ponselnya yang terlupa diletakkan dimana, dia pun mencarinya, di tas, saku, dan terakhir di laci… namun ketika mencari di laci, bukan ponsel yang ditemukan melainkan sepotong surat tak beramplop ada di lacinya. Baekhyun pun memungutnya, kemudian ia baca surat kecil sederhana itu.

 

 

Ketika semua orang berbondong-bondong memberimu surat cinta….

 

Aku merasa sangat cemburu… tapi…

 

Sepertinya rasa cemburuku tidaklah beralasan…

 

Kini aku tau betapa banyaknya yeoja yang mengagumimu…

 

Sama halnya seperti diriku… aku juga termasuk salah satu dari mereka…

 

Tapi aku sadar… aku tak mungkin mampu mendapatkan hatimu…

 

Namun aku hanya ingin satu darimu….

 

Apa kita bisa berteman ?

 

 

Baekhyun membacanya tanpa ekspresi, dia berfikir kalau surat ini sama saja dengan surat-surat dari yeoja tak jelas seperti kemarin. Dia hanya merobek, robeknya dan langsung dibuang ke tempat sampah tanpa belas kasihan.

 

Dan lihatlah di balik dinding kelas 10 Seni 4, Shim Hyuna tengah berdiri disana, Baekhyun tak menyadarinya, nampaknya Hyuna begitu sedih melihat suratnya di robek-robek dan dibuang begitu saja oleh Baekhyun, tapi Hyuna sadar, mendapatkan hati seseorang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, dan seringan balon udara (?). dalam hatinya, Hyuna harus lebih tegar, ini hanya awal, dia yakin suatu saat Baekhyun mampu menerima suratnya dan mau membalas surat darinya.

*****

 

To be Continue >>>

Advertisements

,

  1. 9. [EXO FF Library] Love Letter « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: