[EXO Fanfic] Love Letter (Part 4)

Tittle : Love Letter (Part 4/6)

Main Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Shim Hyuna (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Romance

Rating : PG-17

Cover Model :

– Byun Baekhyun as Baekhyun

Original Soundtrack :

–          Big Bang – Monster

–          EXO – Beautiful

Fanfics Number : 9th

Realise : July 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Pengagum rahasia ? yah, ini adalah kisah seorang gadis yang diam-diam menyukai seseorang namun dia sendiri tak bisa mengatakannya, dia hanya bisa memberikan sepotong surat untuk mengungkapkannya….

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Love Letter (Surat Cinta)

“Iya Appa… aku akan segera turun…”

Ketika Songsaeng Shim menerangkan materi Matematika, aku merasa tidak konsentrasi, entah apa yang membuatku seperti ini, tapi yang jelas gara-gara yeoja yang biasa mengirimku surat, hari ini tak mengirimkan selembar surat pun padaku.

Aku merasa diriku ini sangat aneh, ketika yeoja itu sering sekali mengirimiku surat, aku hanya acuh dan tak menghiraukan surat-surat yang diberikannya, aku hanya merobek dan membuangnya di tempat sampah. Namun, ketika yeoja itu tidak mengirimku surat, aku merasa sangat merindukan setiap kata yang selalu ia tulis padaku. Kata-kata indah yang ditulisnya dengan tulus itu selalu membuat hatiku tersentuh…. tapi… kenapa… sudah beberapa hari dia tidak mengirimku surat lagi… apa ada masalah yang sedang dihadapinya… atau… dia kekurangan kertas… ah itu tidak mungkin !

“… Songsaeng… apa aku boleh bertanya ?”

“oh tentu… Saeng… apa yang ingin kau tanyakan ? apa ada materi yang tidak kau mengerti ?”

“aku ingin bertanya Songsaeng… tapi sebenarnya ini bukan materi Matematika… aku hanya ingin tau… menurut Songsaeng… menyukai seorang pengagum rahasia itu masuk akal atau tidak ?”

“… pengagum rahasia ? hmm… sebenarnya kurang masuk akal… belum pernah melihat wajahnya, tiba-tiba jatuh cinta… tapi… cinta itu memang tidak bisa dipaksakan… termasuk mencintai pengagum rahasia… sebenarnya bukan masalah.. cinta itu seperti air dalam plastik… jika diikat terlalu renggang, maka air itu seperti kehilangan energinya, tapi… jika diikat terlalu erat, maka akan mudah bocor. Seperti manusia, jika memiliki cinta yang ragu, maka ia akan mudah sekali tersakiti, namun jika memiliki cinta yang terlalu kuat maka suatu saat akan merasakan bosan dan saling menyakiti…”

“… Songsaeng benar… tapi aku takut Songsaeng, jika kelak suatu saat, aku dan pengagum rahasia itu bersama, ada pihak-pihak yang kurang setuju, apa yang harus aku lakukan ?”

“… Lihatlah dulu alasan mereka untuk tidak menyetujuinya… jangan sampai mengambil keputusan satu pihak… mungkin pihak-pihak yang kurang setuju itu memiliki alasan yang kuat, jadi ada baiknya kau tanyakan sebab-sebabnya dahulu, baru kemudian kau putuskan apa yang terbaik bagimu…”

“… Songsaeng sangat bijak… terimakasih…”, aku tersenyum tulus pada Songsaeng mengakhiri private Matematika-ku hari ini… semua perkataannya sangat menyentuh…

*****

Pagi hari, saat aku sampai disekolah, yang pertama aku tuju adalah laci meja-ku, aku berharap hari ini ada sepucuk surat yang dikirimkan yeoja itu padaku. Setiap sudut aku cari, namun sama seperti hari-hari sebelumnya, kosong… aku sangat kecewa… kenapa disaat aku ingin membalas setiap surat yang diberikannya, ia justru tidak pernah mengirimiku surat lagi… yang dikatakan Songsaeng Shim benar, mungkin sekarang dia bosan padaku, sudah bertahun-tahun mengirimiku surat, namun diriku tak pernah membalasnya…

Aku hanya bisa duduk termenung dibangku-ku, sendiri… hanya ditemani kesunyian ruang kelasku ini, aku memang keterlaluan…

Hari-hari kemudian pun sama… tak ada surat satu pun dikirimkannya padaku, aku merasa sangat kesepian… mungkin benar, aku telah jatuh cinta pada yeoja misterius itu. Diantara ribuan yeoja yang ada, hanya dia yang membuatku tertarik, aku ingin sekali melihat wajahnya… tapi… apa mungkin dia mau bertemu denganku setelah apa yang aku lakukan padanya ?

Aku sangat kacau dibuatnya. Aku haya bisa berjalan-jalan keliling sekolah menghilangkan kekacauan otakku. Hampir setiap hari, aku selalu berkeliling, mulai dari lapangan tennis favorite-ku, lapangan basket, kantin, dan koridor ruang kelas aku lewati, namun… tak ada seorangpun disana… mungkin aku berangkat terlalu pagi hingga anak-anak belum ada satupun yang berangkat. Sebenarnya bosan… setiap pagi sendiri seperti ini…

2 hari kemudian, aku berangkat sedikit siang… hari ini adalah hari pertandingan tennisku melawan Param High School… setelah berhari-hari berlatih keras, akhirnya aku pun bisa bertanding disini, aku terobsesi untuk menang dipertandingan kali ini, aku akan berusaha…

Lawanku bernama Lee Hyeon Suk, pria tinggi besar yang mungkin dua kali lipat dariku (?). awalnya aku sedikit takut melihat wajah seramnya, aku aku harus tetap yakin kalau aku mampu mengalahkannya…

———- Baekhyun POV End ———-

———- Author POV ———-

Pertandingan berjalan cukup ketat… point demi point berselisih tipis… menjelang akhir pertandingan… Baekhyun melakukan shoot keras kearah samping depan Hyunsuk, akan tetapi Hyunsuk masih bisa mengembalikannya dengan shoot keras kearah samping kiri Baekhyun. Baekhyun juga bisa mengembalikannya, namun karena posisi bola yang rendah, Baekhyun tidak bisa melakukan smash. Alhasil bola yang dipukulnya justru melambung tinggi dan mencapai posisi smash yang strategis. Hyunsuk tidak mau melewatkan moment itu, langsung saja ia smash keras hingga menjebol pertahanan baekhyun… Dengan sedikit terpontang panting, mendapatkan bola akhirnya Baekhyun bisa mem-blok smash dari Hyunsuk dan berbalik smash keras ke arah pojok kiri belakang Hyunsuk… dan… Hyunsuk pun tak mampu membalikkan bola karena posisi yang jauh dari jangkauan raket tennis. Akhirnya Baekhyun menang dengan selisih tipis… para penonton bersorak sorai melihat kemenangan Baekhyun…

 

Setelah selesai pertandingan, Baekhyun pun pulang dengan jalan kaki, dia meninggalkan Ferrari mewahnya disekolah… aneh sekali, entah kenapa tiba-tiba saja dia ingin jalan kaki, padahal jalan kerumahnya cukup jauh…

 

Saat melintasi toko assesories, dia tak sengaja melihat boneka Teddy Bear berwarna pink yang sangat lucu, ukurannya kecil tapi sangat bagus, memakai pita kecil di telinga kanannya. Akhirnya ia pun masuk ke toko tersebut dan membeli Teddy Bear itu, dan langsung ia masukkan kedalam tasnya.

 

Sesampainya dirumah, dia langsung terjun keatas ranjangnya dan … tidur… dia sangat lelah… bahkan dia lupa tidak makan malam, eommanya sudah berusaha membangunkannya untuk makan, tapi dia terus saja tertidur tidak mau membuka matanya. Akhirnya eommanya pun angkat tangan, dia biarkan saja Baekhyun tidur pulas.

 

Pagi pun tiba, Baekhyun bangun lebih awal, dia sadar, hari ini dia akan berangkat sekolah dengan jalan kaki, agar tidak terlambat dia pun berangkat sangat pagi.

 

Hmm… keberuntungan sepertinya selalu berpihak padanya, disaat dia melewati perempatan tak jauh dari halte bus, dia melihat ada micro mini yang melintas, sontak saja dia langsung memberhentikannya, dengan segera dia masuk kedalam dan mencari tempat duduk yang masih kosong, namun sayang tak ada yang kosong, terpaksa seribu terpaksa dia pun harus berdiri. Sebenarnya ini adalah pengalaman pertamanya naik bus, sedikit takut, tapi Baekhyun harus menyembunyikannya, karena dia tidak mau ditertawakan oleh orang lain.

 

Baekhyun berpegangan di aluminium yang ada di atap bus, aluminium yang sepertinya mirip tiang jemuran milik eommanya. Baekhyun terlihat sedikit kagum serta kaku, dia memang tidak terbiasa, namun jauh dalam lubuk hatinya dia merasa sangat senang, dia selalu berpikir menjadi orang miskin mungkin lebih bahagia ketimbang orang kaya yang punya segalanya, tinggal meminta pasti akan dituruti, tidak ada pengorbanan yang berarti…

 

Dia tersenyum… tiba-tiba bus rem mendadak, ada seekor kucing yang seketika melintas di trotoar… Baekhyun pun terkejut dan terdorong kedepan, dan… tidak sengaja dia menyenggol lengan seorang gadis, gadis itu langsung berbalik menatapnya. Gadis yang cantik, pikirnya. Baekhyun tidak mengenal gadis itu, dia terlihat asing baginya.

 

“ah, mianhae yo… apa kau terluka ?”

 

 

To be Continue >>>

 

,

  1. 9. [EXO FF Library] Love Letter « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: