[EXO Fanfic] Baby Baby !! (Part 6)

Tittle : Baby Baby !! (Part 6)

Main Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Lee Jieun/ IU

–          Byun Jihyun/ Yang Naru (OC)

–          Park Chanyeol

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Family

Rating : PG-17

Cover Model :

–          Byun Baekhyun as Baekhyun

–          Lee Jieun/ IU as Jieun

–          Ulzzang asByun Jihyun/ Yang Naru (OC)

Original Soundtrack :

–          Boyfriend – One Day

–          4Men – Baby Baby

Fanfics Number : 13th

Realise : August 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah klasik, dimana seorang siswa SMU yang memiliki seorang anak, dan mereka terus menyembunyikan anak itu, hingga akhirnya ada seorang penculik yang menculiknya. Dan ketika takdir kembali menemukan mereka, justru anak itu tengah berada diantara hidup dan mati…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Baby Baby !!

 

 

“ apa kau bilang ! menyusahkan ? tidak bejus ? kau menantangku hah !”

 

“kalau iya, memang kenapa ?”

 

Jieun langsung memutar badannya, dia angkat satu kakinya dan…. BUKKK… kakinya mendarat sangat mulus tepat di wajah Baekki yang sedari tadi terus marah marah…

 

“auhhh….”, Baekki berteriak keras, dia terus memegangi hidungnya yang terasa sangat sakit, merih, linu…. Baekki sangat marah, dia melepas tangannya, dan… “hwaaa… darah… apa yang kau lakukan ? apa kau ingin membunuhku !”

 

“siapa suruh kau menantangku !”, Jieun langsung pergi meninggalkan Baekki yang masih kesakitan, dia hampiri putranya yang sedari tadi terus menangis… “anak eomma, jangan menangis lagi yah… appamu yang bodoh itu sudah eomma tendang, dia tidak akan berani dekat-dekat dengan kita lagi…”

 

Jieun mencoba untuk menenangkan Jihyun yang sedari tadi terus menangis, dan ketika Jieun mencoba menghiburnya, tangisnya justru bertambah keras…

 

“apa ku bilang kau itu bukan eomma yang baik…”

 

Baekki mencoba mendekati Jieun dan Jihyun sambil mengusap hidungnya yang berdarah menggunakan tisu. Tapi lagi-lagi ketika Baekki mencoba mendekat, Jieun langsung menendangnya… DUAKK… Baekki terjatuh, dia bertambah marah, nafasnya sudah seperti banteng yang siap menyeruduk… hosh hosh…

 

“hhe hehe hehe hhee…” suara tawa kecil terdengar dari bibir Jihyun, dia seketika berhenti menangis melihat appanya jath konyol seperti itu. Baekki dan Jieun terdiam, melihat tawa Jihyun yang sangat lucu… ‘hmm jadi Jihyun senang kalau melihat aku menendang Baekki ?’, pikir Jieun licik. Dia langsung memandang Baekki dengan tatapan super sinisnya, Baekki pun ketakutan…

 

“apa mau mu ?”

 

“kau lihat, Jihyun sangat suka melihatmu aku tendang…”

 

“la… lalu…”

 

“aku akan memukulmu lagi… !! ahahahahha”, Jieun tertawa sangat keras sambil memukul Baekki dengan sekuat tenaga… Baekki pun mengerang kesakitan, tak pernah ia sadari kalau Jieun sangat pandai memukul…

 

Haha…hhhaaa…hahah….hah… jihyun kecil tertawa lepas melihat perkelahian appa dan eomma mereka…

*****

 

Setelah pertengkaran kecil itu berakhir, Jieun mengajak Jihyun jalan-jalan ke super market. Jihyun nampak sangat senang, wajah mungil nan lucunya terus membuat Jieun tertawa sendiri. Jieun baru menyadari bahwa Jihyun sangatlah manis, bahkan lebih manis dari gula atau pun madu….

 

Disana dengan asyiknya Jieun memilih barang-barang yang sangat ingin ia beli, termasuk sayuran dan susu untuk Jihyun. Karena asyiknya berbelanja, Jieun terlupa dengan Jihyun, dia biarkan saja Jihyun di kereta dorong di samping bagian makanan ringan, sedangkan ia sendiri sibuk dengan barang-barang dan makanan yang sedang dipilihnya.

 

Jieun benar-benar melupakan Jihyun, dia bahkan tidak sadar kalau ia membawa Jihyun ke super market itu. Hingga akhirnya ada seorang laki-laki yang datang, dia mengenakan pakaian serba hitam, memakai topi dan kacamata hitam. Laki-laki itu melihat ada seorang bayi yang ditinggal sendiri di kereta dorongnya, dan ia melihat tak ada siapapun disamping bayi kecil itu. ‘ini kesempatan baik, mungkin bayi ini akan laku dijual’, pikirnya dalam hati.

 

Yah, laki-laki itu adalah agen penjual bayi keluar negeri, dia tau, jihyun memang sangat manis dan lucu, ia pasti akan cepat terjual. Laki-laki itu benar-benar keji, sudah ratusan bahkan ribuan bayi yang ia curi hanya untuk dijual ataupun diambl organ dalamnya untuk dijual ke dokter gelap.

 

Laki-laki itu menggendong pelan Jihyun agar ia tak menangis, kemudian ia pergi diam-diam dari super market itu.

 

Ketika Jieun hendak mengambil minuman di lemari pendingin, tiba-tiba ia teringat jihyun, akhirnya setelah berjam-jam meninggalkannya, ia pun ingat. Dia segera mencari Jihyun, memanggil namanya dan terus mencari disetiap sudut super market, namun ia tak kunjung menemukannya, akhirnya dia menemukan kereta dorong Jihyun, dia menghampirinya, namun kereta dorong itu kosong, tak ada Jihyun didalamnya. Jieun putus asa dan menangis, dia sangat menyesal sudah meninggalkannya. Ia pun mengambil ponsel disakunya… kemudian ia telfon Baekki yang ada dirumah.

 

Baekki yang ada dirumah, nampaknya ia tengah sibuk mengompres memar di punggungnya hasil pukulan Jieun tadi, dia sangat kesal dengan Jieun. Baekki bahkan beberapa kali tidak mau mengangkat telfon dari Jieun, dia masih sangat marah dengannya. Namun akhirnya setelah panggilan ke 7, dia pun mau mengangkat telfon dari Jieun.

 

“ada apa !”, ucapnya dengan nada sedikit kesal dan marah. Jieun diam saja, Baekki hanya mendengar suata ricuh, ia bingung, namun tak lama kemudian terdengar suara, hiks hiks hiks… jieun sepertinya menangis, Baekki pun merasa sangat khawatir, ‘apa yang terjadi dengan Jieun ?’, pikirnya.

 

“Jieun, kau kenapa ? kenapa kau mengis ? ada apa ?”

 

“maaf… maafkan aku….”

 

“iya, tenang saja. Aku sudah memaafkanmu, kau tetap orang baik, meski kau sering sekali memukulku…”

 

“bukan itu bodoh !”

 

“lalu apa ?”

 

“Jihyun…. Jihyun… dia hilang….”

 

“apa !”, Baekki sangat terkejut, “bagaimana bisa ? apa yang sudah terjadi ? apa kau membuangnya ? jawab !”

 

“ada seseorang yang menculiknya… aku bingung sekali, apa yang harus aku lakukan ? hiks hiks…”

 

Baekki pun panik, “sekarang kau ada dimana ?”

 

“aku ada di super market…”

 

“baik… jangan kemana-mana, aku akan kesana…”

 

Dengan segera, Baekki datang ke super market dimana Jieun berada, disana dia melihat Jieun yang sedang menangis disamping kereta dorong Jihyun, ia langsung menghampirinya.

 

Dan ketika Jieun melihat baekki sedang berjalan menghampirinya, tiba-tiba dengan reflek yang tak terduga, Jieun langsung memeluk Baekki dengan eratnya, menumpahkan semua air matanya di pelukan Baekki.

 

“sudah jangan menangis, lebih baik kita mencari Jihyun, pasti penculiknya belum jauh…”, Baekki melepas pelukan Jieun dan ia hapus air mata Jieun yang sudah membanjiri wajahnya.

 

Tak perlu berlama-lama Baekki dan Jieun pun melaporkan hal itu pada polisi. Namun, ketika mereka baru saja sampai di kantor polisi, tiba-tiba ada seseorang yang mereka tangkap. Jieun dan Baekki sangat terkejut, mereka tidak sadar kalau laki-laki yang ditangkap pihak polisi adalah penculik anak mereka, Jihyun. Mereka berdua hanya melihat heran pada laki-laki itu. Laki-laki tertangkap ketika ia sedang bertransaksi dengan penjual bayi di gank belakang taman, pihak kepolisian langsung menangkapnya dan membawanya ke kantor polisi. Sedangkan bayi yang hampir saja menjadi target penjualan bayi, langsung mereka amankan dan mereka bawa ke panti asuhan.

To Be Continue >>>>

Advertisements

, ,

  1. #1 by wnd on June 18, 2014 - 3:32 PM

    kasian jihyun 😦

  1. 13. [EXO FF Library] Baby Baby !! « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: