[EXO Fanfic] Baby Baby !! (Part 7)

Tittle : Baby Baby !! (Part 7)

Main Cast :

–          Byun Baekhyun

–          Lee Jieun/ IU

–          Byun Jihyun/ Yang Naru (OC)

–          Park Chanyeol

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Family

Rating : PG-17

Cover Model :

–          Byun Baekhyun as Baekhyun

–          Lee Jieun/ IU as Jieun

–          Ulzzang asByun Jihyun/ Yang Naru (OC)

Original Soundtrack :

–          Boyfriend – One Day

–          4Men – Baby Baby

Fanfics Number : 13th

Realise : August 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Kisah klasik, dimana seorang siswa SMU yang memiliki seorang anak, dan mereka terus menyembunyikan anak itu, hingga akhirnya ada seorang penculik yang menculiknya. Dan ketika takdir kembali menemukan mereka, justru anak itu tengah berada diantara hidup dan mati…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Baby Baby !!

 

 

2 minggu semenjak kejadian itu, Jieun menjadi depresi, dia tak mau keluar rumah ataupun berangkat sekolah, dia terus terbayang wajah Jihyun yang tengah tersenyum, tertawa, dan menangis, semua tergambar jelas di depan matanya, namun itu hanyalah mimpi yang tak mungkin bisa menjadi kenyataan. Jihyun telah hilang, kemungkinan untuk menemukannya sangatlah kecil. Jihyun benar-benar sangat menyesal… dia sering menangis, mengurung diri di kamar, bahkan terkadang bertingkah seperti orang gila.

 

Baekki sangat mencemaskan keadaan Jieun, meski ia sendiri sangat sedih kehilangan anaknya. Dia terkadang mengintip Jieun dari balik pintu yang tidak tertutup rapat, dia sering melihat Jieun tengah menangis. Sudah beberapa hari ini Jieun tak mau makan… Baekki semakin khawatir dan takut….

 

Hingga suatu ketika, akhirnya Jieun keluar rumah, namun bukan untuk pergi ke sekolah ataupun ke super market seperti biasanya, melainkan pergi ke jembatan sungai… dia sudah tak bisa berfikir apapun kecuali mengakhiri hidupnya, baginya meski Jihyun hanyalah seorang anak yang terlahir diluar pernikahan, tapi ia adalah sebagian dari jiwa Jieun, ketika Jihyun tak ada maka separuh jiwanya telah lenyap dan tubuh yang hanya memiliki setengah jiwa haruslah dimusnahkan.

 

Jieun menghirup nafas panjang, kemudian ia jatuhkan dirinya kedalam air sungai yang dalam dan dingin itu…..

————— Author POV End ————–

 

————— Baekhyun POV ————–

Sudah hampir 3 hari ini, Jieun tak pulang ke rumah kos, aku sama sekali tak tau kemana perginya, dia sama sekali tak pernah bicara sepatah katapun denganku minggu-minggu terakhir ini…

Bahkan saat Ujian Akhir Sekolah seperti saat ini, dia justru tak mengikutinya, ‘apa dia tak ingin lulus sekolah ?’, pikirku…

3 hari berlalu dengan sangat berat, aku harus bertarung dengan segenap ingatanku untuk menaklukkan Ujian tahun ini… sedikt sulit ku pikir tapi aku yakin aku akan lulus…

Ketika aku kembali ke rumah kos, aku langsung teringat masa-masa sebelumnya, hari-hari ketika ada Jihyun dan jieun di rumah kos itu. Aku sering tersenyum tanpa alasan, aku sangat merindukan mereka. Kemudian aku nyalakan TV, dan apakah kau tau apa yang kemudian aku lihat ? yah berita baru yang sangat segar. Berita tentang kematian seorang gadis di sungai Changsang tak jauh dari rumah kos ini…. ini aneh, kenapa aku tak tau ?

Aku terus melihat berita itu dengan seksama. Aku langsung terkejut, ketika reporter itu mengatakan kalau gadis itu bernama Lee Jieun. Aku serasa berhenti bernafas… dan seketika air mataku jatuh menyusuri setiap lekuk wajahku, apa mungkin… Jieun… kenapa ? kenapa kau lakukan ini ? Jihyun sudah hilang, lalu kenapa sekarang kau juga pergi ? kenapa Jieun…

Kemudian aku mendatangi makamnya, setelah keluarganya sudah pergi semua. Dia dimakamkan di Seoul, tepatnya di pemakaman umum di depan gereja Yongsan… aku hampiri tempat peristirahatannya itu, dan aku usap lembut nisannya yang berdiri kokoh. Disana terukir nama lee Jieun dengan indah…

Aku benar-benar tak mengerti setan apa yang sudah merasuki jiwa Jieun hingga ia mampu melakukan ini semua… aku tidak pernah berfikir kalau Jieun benar-benar menyayangi Jihyun, meski Jihyun hanyalah anak diluar pernikahan, tapi Jieun memang sangat menyayanginya… aku tau itu… meski saat itu aku hanya berfikir kalau Jieun hanyalah pura-pura menyayangi Jihyun, ternyata aku salah… Jihyun adalah sebagian dari jiwanya… ketika jiwa itu hilang… maka jasatnya seakan tak memiliki nyawa dan arah tujuan hidup yang sesungguhnya… aku bisa mengerti itu… tapi bunuh diri bukanlah jalan keluar yang tepat… ada hal lain yang bisa dilakukan selain mengakhiri hidup… namun sayang hal itu tak terfikirkan oleh Jieun, dia hanya berfikir bahwa hidupnya sudah tak berarti lagi, dia sudah tak memiliki jalan hidup…

Aku kecewa… sangat kecewa… disaat aku mulai bisa menerima Jieun… dia justru pergi dengan cara seperti ini… dia sudah meninggalkanku… dia telah pergi untuk selamanya…. sedangkan aku… apa mungkin aku bisa menjalani hidup, setelah aku kehilangan dua orang yang sangat aku sayangi ? apa aku sanggup ?

*****

Hari ini adalah hari kelulusanku dari SMA Jungwon, tapi entah kenapa aku merasa tidak senang… padahal nilai mata pelajaranku sangatlah memuaskan… bahkan guru bilang aku adalah juara pertama… tapi aku tetap saja tak senang… mungkin karena aku telah kehilangan seseorang yang sangat aku sayangi… Jihyun.. Jieun… dua orang yang perlahan mengisi hatiku, kini telah pergi…

Jieun… sebenarnya… dibalik sikap angkuhku padamu… jujur aku sangat menyayangimu… terlebih melihat kasih sayangmu pada Jihyun… begitu tulus… hingga aku tak mampu berkata apapun… setiap hari kau rela bangun pagi dan tidur begitu malam hanya untuk menemani Jihyun bermain… aku salut padamu Jieun… mungkin aku tak kan bisa sepertimu, begitu memahami Jihyun… aku pasti takkan mampu…

Seperti awan dilangit yang sedang aku lihat ini… aku seperti sedang melihatmu… melihat dekapan langkah kaki yang kau pijakkan ke bumi… kau nampak seperti malaikat kecil yang begitu ceria… meski.. aku belum bisa mengatakannya langsung padamu… tapi… saranghanda… neul saranghanda… Jieun… my Baby…

Aku hanya bisa terdiam dibawah terik matahari yang begitu menyengat, hanya tertunduk tanpa ada kata-kata yang keluar dari bibirku… diantara hiruk pikuk manusia yang berlalu disana… aku tetap terdiam… hanya membisu… hingga akhirnya aku kembali menatap indahnya langit bercahaya matahari siang itu…

Aku menutup mata dan aku dengar sekelilingku… suara banyak orang yang sedang bergurau… bercanda… tertawa… semua terdengar jelas ditelingaku… namun seketika suara itu berubah menjadi gemuruh suara mesin yang terdengar sangat keras… hembusan angin yang begitu kencang… dan suara yang begitu sunyi tiba-tiba terdengar oleh telingaku…

Aku membuka mata… hmm… pesawat… aku baru ingat kalau aku sedang berada dipesawat… aku tengah berada di perjalanan pulang dari London menuju Seoul… 6 tahun yang lalu aku pergi ke London untuk melanjutkan study-ku setelah aku lulus dari SMA Jungwon… ternyata sudah begitu lama… semenjak… semenjak aku kehilangan mereka berdua… Jieun… Jihyun… kini dunia telah berubah… namun sayangku pada kalian tak mungkin akan berubah… meski kalian sudah tak ada disampingku… tapi… jujur saja… setiap aku melangkah rasa rindu ingin bertemu kalian seakan merasukiku, membekukan darahku… dan… membuat seisi otakku penuh dengan wajah kalian berdua…

Aku sangat kecewa, kenapa polisi tidak bisa menemukan Jihyun ? padahal jelas-jelas Jihyun ada bersama penculik itu ? kenapa ? selama 6 tahun ini aku selalu bertanya-tanya, sebenarnya polisi-polisi itu bejus atau tidak ?

Memang, aku sama sekali tidak tau seperti apa wajah penculik itu… tapi… ah sudahlah… semakin aku memikirkan hal itu aku semakin bingung… bagaimana mungkin polisi bisa menemukan seseorang yang ciri-cirinya saja aku tidak tau ? mereka bukan penyihir yang bisa begitu saja menemukan seseorang tanpa membuka mata…

Hmm… kini aku sedang berada diperjalanan pulang… ke rumah… sudah lama aku tidak pulang kesana dan bertemu appa dan eomma… meski mereka sangat galak, namun bertahun-tahun tak bertemu mereka rasanya rindu juga… aku menyetir mobil Ferrari kebanggaanku dengan kencang… mobil tanpa tutup atas itu aku beli dengan uang jerih payahku, tidak ada sedikitpun bantuan dari orang tua.

Aku melintasi, taman kota, sangat sepi… nampaknya masih sama seperti 6 tahun yang lalu, tidak ada yang berubah… sejenak aku kembali kemasa lalu, mengenang semua kejadian waktu aku masih SMA… hingga akhirnya… jebrettdd… aku menabrak sesuatu… aku pun keluar mobil dan aku lihat apa yang telah aku tabrak…

To Be Continue >>>>

Advertisements

, ,

  1. 13. [EXO FF Library] Baby Baby !! « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: