[EXO Fanfic] Deep Heart~ (Part 1)

Tittle : Deep Heart~ (Part 1/2)

Main Cast :

–          Park Chanyeol

–          Byun Baekhyun

Author : @Nesada on twitter

Genre : Yaoi

Rating : PG-17

Cover Model :

–          Park Chanyeol as Chanyeol

–          Byun Baekhyun as Baekhyun

Original Soundtrack :

–          Mika – Blue

–          ZE:A – Spectacular

Fanfics Number : 20th

Realise : October 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Ketika kita mencintai seseorang namun orang itu tak mengetahuinya, apa yang akan kita rasakan ? terlebih cinta itu adalah sebuah cinta terlarang….

Let’s read saja, semoga suka ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Deep Heart (Hati yang Dalam)

————– Chanyeol POV ————-

Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah setelah 2 minggu libur musim semi. Akhirnya aku kembali ke tempat ini, sekolahku yang penuh keceriaan. Aku senang, aku bisa kembali bertemu dengan teman-temanku dan melepas kerinduan serasa seperti hampir 100 tahun tidak bertemu.

Sekarang, ketika pelajaran sedang dimulai, aku justru sibuk dengan urusanku sendiri, aku sama sekali tidak mendengarkan apa yang Songsaeng jelaskan, yang aku kerjakan justru menggambar, mencorat-coret buku hingga membentuk sebuah wajah yang sangat lucu, sangat Baby Face, wajah anak itu, anak yang duduk dibangku paling depan sebelah barat, berdekatan dengan jendela. Anak itu sangat lucu, tubuh mungil, mata kecil, bibir tipis, dan jari-jari yang cantik…. semuanya sama sekali tidak menggambarkan kalau dia seorang namja.

Mungkin orang akan berpikiran kalau aku ini gay, menyukai seorang namja. Tapi, kupikir tidak juga. Aku senang dengan hidupku, Enjoy your self… seperti Motto hidupku, aku tidak akan peduli orang akan bilang apa… mau aku dibilang gay, gigolo atau sejenisnya, aku tidak peduli, yang jelas, aku sangat nyaman dengan namja itu, dia yang ramah dan sering membuat onar… senyumnya yang indah… hingga membuatku tertawa sendiri ketika mengingatnya… dia mengeluarkan semua gigi-gigi nya ketika dia merekahkan bibirnya, lucu, dengan taring yang sedikit panjang.

“Ahihihi…”

“Park Chanyeol ! kenapa kau tertawa sendiri !”, tiba-tiba Songsaeng membentakku hingga aku kaku, dan semua anak yang ada dikelas itu menatapku aneh.

“a… aku… hmmm..”

“Chanyeol itu sedikit gila Songsaeng, makanya dia tertawa sendiri… hahahah” suara seseorang tiba-tiba menyaut, diikuti tawa seluruh anak dikelas. Aishh ternyata si mata kecil itu, kurangajar dia !

Jam pulang pun berbunyi, tidak terasa sudah pukul 5 sore. Seperti biasa aku pulang bersamanya menggunakan jalur kereta bawah tanah. Sepanjang perjalanan menuju stasiun, aku terus menatap wajahnya, wajah Baekhyun. Ternyata lebih lucu dilihat dari dekat… hidungnya ternyata… pesek… kecil lagi. Aku tertawa kecil, agar dia tak pendengar dan tidak tau apa yang sedang aku pikirkan.

“… kenapa kau terus menatapku ! aku tampan yah ?”

Tawaku yang tadinya kecil seketika berubah menjadi tawa yang terbahak-bahak, mendengar apa yang barusan Baekhyun katakan. Dia tampan ? sampai gunung terbalikpun dia tak akan pernah menjadi tampan… wajah Baby Face seperti itu ! Ha ha ha ha hahahahahah

“kau itu kenapa ! apanya yang lucu ! apa hari ini kau salah minum obat hah ? tadi disekolahpun kau seperti itu… tertawa sendiri. Jangan-jangan kau memang sudah gila… hidih… aku tidak mau dekat-dekat denganmu, nanti aku bisa tertular virus gilamu itu.” Baekhyun mencoba untuk lari, aku langsung menarik tasnya yang terlalu besar, hingga dia lebih mirip kura-kura ninja dengan mengenakan tas besar seperti itu…

“Hei ! jangan lari ! Kura-kura ninja !”

“apa kau bilang ! kura-kura ninja ? enak saja !”, Baekhyun berhasil melepas genggamanku, kemudian dia lari.

“kalau bukan kura-kura ninja lalu apa lagi ? tas dengan pemiliknya lebih besar tasnya ? Michael Angelo tunggu !”

“namaku Baekhyun ! bukan kura-kura ninja Michael Angelo ! ingat itu ! dasar Chicken Crazy !!!”

Anak itu terus berlari hingga sampai ke stasiun, hoh hoh hoh, ternyata kakinya yang pendek bisa lari cepat juga, tak kusangka…

Didalam kereta, aku dan Baekhyun tak mendapat jatah duduk, kami pun harus berdiri hingga sampai ke stasiun dekat rumah. Sepanjang perjalanan, aku kembali menatapnya, dia berdiri didepanku.

“Chanyeol… Chanyeol… lihat ini”, ucapnya sembari memperlihatkan sebuah cincin hias berbentuk cahaya yang mengait di jemarinya. “bagus bukan ?”

Aku hanya meliriknya, “Jelek !!”

“kau ini ! apanya yang jelek, ini bagus sekali…”

“jarimu itu tidak cocok memakai cincin besar seperti itu ! dasar jari perempuan”, ledekku.

“apa maksudmu ? kenapa kau terus menghinaku, hah !”

“aku tidak menghinamu. Cincin itu lebih cocok dipakai oleh tangan yang besar sepertiku”, ucapku sembari menarik cincin itu dari jemarinya, ternyata sangat mudah dilepas, pasti karena terlalu besar.

“heh kembalikan !”, aku mengangkatnya tinggi-tinggi hingga tangan Baekhyun tak mampu menyentuh tanganku yang jauh lebih panjang. Dia mencoba untuk menjingklak, tapi tak sampai juga. Aku hanya tersenyum…

“makanya, tumbuh keatas…. hahahah”

“diam ! 174 juga sudah tinggi !”

“apanya yang tinggi ?”

Tiba-tiba…. chiiiittttt…… kereta seketika berhenti, bukkk… aku dan Bakhyun terjatuh dengan arah yang berlawanan, aku tengkurap dan dia duduk… semua orang pun menatap heran, aku malu, harusnya aku pegangan kuat-kuat, malah sibuk bercanda dengan anak itu.

“auuhhh…. pantatku sakit….”, dia merengek seperti anak kecil, “ah, cincinku”. Dia teringat cincinnya, dan ketika aku melihat tanganku, ternyata cincinnya sudah tidak ada… pasti terjatuh…

Dengan sigap aku mencari cincin itu, diantara kaki-kaki yang berdiri, di kolong tempat duduk… dan ketika aku menemukannya… ternyata Baekhyun juga sudah melihatnya. Kami pun berlomba untuk mendapatkannya. Cincin itu berada tak jauh dariku, pasti aku bisa mendapatkannya dengan lenganku yang panjang itu… hmmm… ternyata cincin miliknya cantik juga… aku harus merebutnya, aku merangkak seperti ular, wiuh….

Haph…. ketika aku dan Baekhyun hampir berhasil mengambil cincin itu, tiba-tiba ada sebuah kaki besar yang menginjaknya. Kami pun melihat siapa pemilik kaki itu. Ternyata petugas penarik tiket… oh tidak…

“APA KALIAN TIDAK BISA DIAM !!!” namja berwajah seram penuh dengan jenggot hitam yang lebat, kriting lagi… membentak kami berdua.

“ma… maaf ahjussi…”, ucap Baekhyun memelas.

Akhirnya kami harus turun di stasiun berikutnya gara-gara kegaduhan yang kami buat, dan cincin itu diambil oleh petugas dan tidak dikembalikan. Baekhyun pun marah, memang ini semua salahku, tapi kan aku hanya berniat meledeknya…

“… ayolah… jangan marah seperti itu…”

“diam ! pergi sana !”

“Baby Bacon… please forgive me… aku pasti akan mengganti cincinmu itu… sungguh. Tapi kau jangan marah seperti ini… kau terlihat jelek sekali…”

“Bukan urusanmu !”

To be Continue >>

Advertisements

, , ,

  1. #1 by Fitri MY on March 13, 2013 - 3:44 PM

    Numpang baca chingu….
    Baekhyunnya imut banget
    Ffnya keren…

  1. 20. [EXO FF Library] Deep Heart « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: