[EXO Fanfic] Deep Heart~ (Part 2)

Tittle : Deep Heart ~ (Part 2/2)

Main Cast :

  • Park Chanyeol
  • Byun Baekhyun

Author : @Nesada on twitter

Genre : Yaoi

Rating : PG-17

Cover Model :

  • Park Chanyeol as Chanyeol
  • Byun Baekhyun as Baekhyun

Original Soundtrack :

  • Mika – Blue
  • ZE:A – Spectacular

Fanfics Number : 20th

Realise : October 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Ketika kita mencintai seseorang namun orang itu tak mengetahuinya, apa yang akan kita rasakan ? terlebih cinta itu adalah sebuah cinta terlarang….

Let’s read saja, semoga suka ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Deep Heart (Hati yang Dalam)

Byurrrr…… tiba-tiba hujan turun dengan deras saat aku dan Baekhyun keluar dari stasiun. Aneh, hujan tidak diundang, tiba-tiba turun. Mirip seperti jelangkung, datang tak diundang, pulang tak diantar…

“kenapa tiba-tiba hujan ?”, Baekhyun menghentikan langkahnya, dia menengadahkan kedua telapak tangannya yang mungil, tetes-tetes air hujan pun membasahi kedua telapak tangannya itu. Brukkk… aku melemparkan jaket kulit yang aku kenakan tepat dikepalanya. Dia menoleh… “aku tidak butuh jaketmu ! sudah bau, tidak pernah dicuci lagi !”

“kau ini, dasar tidak tau terimakasih !”, aku sedikit kesal, kemudian aku beranjak pergi, membiarkan badanku basah kuyuh terkena air hujan. Anak itu mengikutiku dari belakang.

“sepertinya hujannya akan lama”, ucapku sembari duduk dihalte bus yang kosong tak berpenghuni.

“Sepertinya begitu”, sahut Baekhyun seraya duduk disampingku dan melepas jaket kulitku yang dari tadi melekat dikepalanya, melindunginya sedari tadi.

Kupandangi, derasnya air hujan yang turun… mereka sangat banyak, hingga tidak bisa aku hitung tiap tetes yang jatuh… mereka mengalir… keparit-parit kecil dan bermuara kesungai… tiap kali aku teringat hal kecil seperti itu, aku pasti akan berfikir seandainya Baekhyun adalah yeoja… pasti kami bisa bersatu… tapi sayangnya… Tuhan tak berkehendak seperti itu… sadarlah Chan ! sampai kapan kau akan menyukai Baekhyun !! dia namja ! dia namja !!

————– Chanyeol POV End ————-

————– Author POV ————-

Hampir 1 jam Chanyeol dan Baekhyun berada di halte, namun tak ada atu bus pun yang lewat. Mereka pun harus menunggu lebih lama, padahal hari sudah semakin gelap dan sinar-sinar kecil matahari pun sudah mulai tertidur….

 

Brukkk…. tiba-tiba Chanyeol memeluk tubuh Baekhyun… dikaitnya pinggang Baekhyun dengan sangat erat hingga ia sulit bernafas, dibenamkannya sebagian wajah Chanyeol ke leher Baekhyun.

 

“heh !! apa yang kau lakukan !! aku ini namja ! kenapa kau memelukku seperti ini hah ? apa kau sudah tidak waras yah….”, Baekhyun panik dengan apa yang dilakukan Chanyeol. Tiba-tiba memeluknya dengan erat, seolah Chan sedang memeluk seorang yeoja.

 

“ahhhh…. biarkan aku memelukmu ! kau hangat sekali…” pelukan Chanyeol semakin erat. Baekhyun mencoba untuk melepaskan pelukan Chanyeol, namun tak kunjung berhasil.

 

“kau ini kenapa ! cepat lepaskan !”

 

“tidak mau. Aku ingin memelukmu, apa tidak boleh ?”

 

“tentu tidak !”, tiba-tiba Baekhyun merasa ada yang aneh dengan Chanyeol, tubuhnya terasa lebih panas, apa mungkin Chan demam ? pikir Baekhyun. Dia memegang kening Chanyeol, tapi segera Chanyeol mengalihkan wajahnya ke bahu Baekhyun. Ternyata benar, Chan demam….

++++ooOoo++++

 

 

Malam pun tiba, dirumah Baekhyun… disana Chanyeol terlihat sedang tertidur pulas. Yah, Baekhyun membawa Chan kerumahnya, tidak mungkin dia mengantar Chanyeol kerumah orang tuanya, sedangkan rumahnya itu masih sangat jauh ?

 

Di kamar Baekhyun mengganti pakaian Chanyeol dengan pakaian appanya yang kebetulan ukurannya sama, dengan telatennya ia mengompress Chanyeol, memeras air kompress, dan meletakkannya di kening Chan hingga demamnya sedikit menurun… wajahnya memang masih pucat, tapi setidaknya tidurnya sudah pulas, tidak seperti sebelumnya yang masih berkeringat dingin dan tidak tenang.

 

Baekhyun pun lelah, dia tertidur disamping Chanyeol. Kebetulan kasur yang digunakan adalah kasur lantai, Baekhyun pun tertidur sambil memegangi lengan Chanyeol dengan tak sengaja.

 

Dikamar yang redup dan beralaskan kasur lantai, jangkrik-jangkrik yang berbunyi seolah ingin membangunkan tidur pulas mereka… salah satu jangkrik itu pun berhasil membangunkan salah satu dari mereka, Chanyeol.

 

Tepat pukul 2 pagi, Chanyeol terbangun, tubuhnya terasa lemah, dan kepalanya sedikit pusing. Ketika dia memegang kepalanya, tiba-tiba dia menemukan handuk yang basah berada disana, Chan kemudian mengambilnya dengan tangan kanannya. Ketika dia menggerakkan tangan kirinya, tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang memegangnya, Chan pun menoleh, dia menemukan Baekhyun tengah terlelap tepat diampingnya dengan posisi miring. Chanyeol pun memindahkan tangan Baekhyun yang memeganginya dengan sangat hati-hati, sehingga Baekhyun tak terbangun. Kemudian dia beranjak duduk, meletakkan handuk yang dipegangnya kelantai. Setelah itu, Chanyeol mengalihkan pendangannya pada Baekhyun yang tengah tertidur pulas seperti bayi yang tak berdosa. Diusapnya lengan kiri Baekhyun dengan lembut, kemudian rambut… dan terakhir pipi mulusnya. Chanyeol mencubit pipi Baekhyun yang kenyal itu dan tiba-tiba matanya memerah, seakan sedang menahan tangis…

 

Chanyeol mencium pipi Baekhyun… seketika air matanya pun muncul dari pelupuk matanya, mengalir dilekuk pipinya dan menetes ke pipi Baekhyun… dia sedih, ketika dia mengingat betapa besar rasa sayangnya pada Baekhyun, namun tak pernah dia mendapat balasan, bahkan Baekhyun sendiri tak mengetahui betapa dalamnya rasa cinta yang Chanyeol sisakan padanya… dia tak mengetahuinya…

 

Chanyeol mencium pipi Baekhyun beberapa kali, namun Baekhyun tak kunjung bangun, mungkin karena ia terlalu lelah… kemudian Chanyeol mengecup bibir Baekhyun ringan… bibir yang tipis dan merah… Chanyeol kembali menitikkan air matanya… setelah itu, dia beranjak pergi… keluar rumah… dan berjalan menuju ayunan yang ada di belakang rumah Baekhyun.

 

Disana, Chanyeol menatap indahnya bulan. Dia berfikir, bagaimana mungkin bulan bisa muncul setelah hujan lebat berjam-jam ? bahkan rumput-rumput yang diinjaknya pun masih basah dengan air hujan… tapi kenapa dilangit sana sudah cerah seolah tak ada apa-apa ?

 

Sedangkan dikamar, tiba-tiba Baekhyun terbangun, dia merasa ada sesuatu yang basah dipipinya hingga mengganggu tidur nyenyaknya. Baekhyun membuka mata, dan mengusap pipinya. Ternyata bukan sekedar perasaannya saja, tapi memang benar, dipipinya ada air…. dia membersihkannya. Kemudian dia melirik kearah samping… dia pun terkejut…. Chanyeol sudah tidak ada disana… Baekhyun bergegas pergi, dia mencarinya didepan, disamping, ditaman depan… ternyata tidak ada. Dia pun berjalan kearah belakang, sambil terus memanggil mana Chanyeol berkali-kali…

 

“Chanyeol …. kau dimana !! Chan…”

 

Chanyeol yang sedang duduk di ayunan, hanya diam, dia tidak membalas panggilan Baekhyun… seolah telinganya yang tidak tuli, serasa tak mendengar panggilan yang begitu keras itu. Beberapa saat kemudian, Baekhyun berhenti memanggil, dia berhenti dibawah sebuah pohon mangga yang rindang… Baekhyun tak berjalan kebelakang, dia tidak berfikir bahwa Chanyeol berada disana. Chanyeol kemudian beranjak dari ayunannya, dengan berjalan begitu pelan, dia menghampiri Baekhyun yang tengah berdiri di bawah pohon mangga. Dan… dia langsung memeluk Baekhyun dari belakang… kembali membenamkan wajahnya ke bahu sahabat yang disukainya itu. Baekhyun pun terkejut… namun membiarkan Chanyeol memeluknya…

 

“Chanyeol….”, ucapnya lirih.

 

“ya… kau terkejut ?”, suara Chan terdengar sedikit lemah. “apa boleh, aku memelukmu ?”

 

Baekhyun sedikit ragu, tapi dia berusaha membiarkan Chanyeol memeluk tubuhnya sesuka hati Chanyeol, “peluklah… jika itu membuatmu nyaman…”.

 

Baekhyun membalikkan badannya dan memeluk pinggang Chanyeol. Chanyeol sangat terkejut, selama ini, Baekhyun tak pernah mau dipeluknya, tapi sekarang… Chanyeol membalas pelukan Baekhyun lebih erat… tanpa Chanyeol sadari… dia kembali menitikkan air matanya, disaat itulah, Chanyeol tersadar, bahwa rasa cintanya pada Baekhyun tak mungkin pernah dibalasnya, Baekhyun adalah laki-laki normal, tidak mungkin Baekhyun akan menyukai Chan. Dan mulai saat itu, Chan bertekat untuk melupakan perasaannya pada Baekhyun… mengubur dalam-dalam nan sangat jauh didasar hatinya… meski sebenarnya masih ada ruang kosong dihatinya yang masih terbuka lebar untuk Baekhyun….

the Prince of Baby Face always Live in Deep Heart….

< The End >

Pengarang : Onii-chan

Twitter : @Nesada

Fb : facebook.com/Nesada2012

Blog : nesada2012.wordpress.com

, ,

  1. #1 by wgf-dya on December 18, 2012 - 4:01 PM

    lanjuuut dong, ceritanya seru tapi endingnya gantungg

    plisss, biarin baekhyun bales perasaan chanyeoool

    • #2 by Onii-chan on December 18, 2012 - 8:35 PM

      hahaha…
      iya mungkin lain kali ada Deep Heart session 2….

  2. #3 by Fitri MY on March 13, 2013 - 3:55 PM

    Huwaaa kasian ChanYeol.
    Dilanjut dong, suka banget ffnya….

  3. #4 by Fathya Belinda on July 4, 2013 - 10:08 PM

    huaaaaaa dilanjut dong…
    kasiiaann chanyeolnya.. 😥
    semoga ada sequelnya yah thor.. dan happy ending pastinya 😀

  4. #5 by Rahma Utami on April 29, 2016 - 6:39 AM

    aduh inimah gantung, kasian chanyeol ku. lanjut dong suka ff nya

  1. 20. [EXO FF Library] Deep Heart « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: