[Infinite Fanfic] the Way to the Eden (Part 2/2)

Tittle : the Way to the Eden (Part 2/2)

Main Cast :

–          Lee Sungyeol (Cross Gene)

–          Lee Sung Jin (OC)

–          Dae Shi Wan (OC)

Author : @Nesada on Twitter

Genre : Family

Rating : PG-17

Cover Model :

–          Lee Sungyeol as Sungyeol

–          Ulzzang as Dae Shiwan

Original Soundtrack :

–          Super Junior – My Love, My Kiss, and My Heart

–          Kyuhyun – Hope is a Dream that Doesn’t Sleep

Fanfics Number : 16th

Realise : August 2012

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Ketika petunjuk Tuhan telah sampai dihatinya, maka tak seorang pun yang dapat menghalanginya, seperti yang terjadi pada seorang anak manusia atheist…

Let’s read saja, semoga suka …. ^_^

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

The Way to the Eden (Jalan ke Eden)

——— Author POV ——–

Hari demi hari terus berganti, meninggalkan setiap detik kehidupan yang terus berputar. Seiring waktu, semuanya mulai berlalu dengan sendirinya.

 

Hampir 3 bulan Sungyeol menjadi Katolik, selama itu abeojinya tak pernah mengetahui kalau dia adalah katolik, Sungyeol pintar sekali menyembunyikannya. Namun, seiring waktu dia mulai lelah, setiap pagi dan malam harus pergi ke Gereja itu hanya untuk berdo’a dan membacakan pujian. Akhirnya Sungyeol membuat ruang sediri di gudang belakang sebagai tempat beribadahnya, gudang itu sempit, namun bersih, dia letakkan patung Jesus yang kecil di atas meja kayu yang cukup keras, dia sering disana. Membacakan do’a dan segala keinginannya…

 

Akan tetapi seiring berjalannya waktu… sepintar-pintarnya kita menyimpan bangkai, suatu saat baunya pasti akan tercium… sama seperti Sungyeol, kian hari, Abeojinya semakin sering mendengar isu dari tetangganya bahwa Sungyeol adalah katolik… Abeojinya pun mau tak mau harus menyelidikinya, memastikan bahwa kabar burung itu adalah bohong…

 

“dimana dongsaengmu !”, Abeoji membentak keras pada Sungjin, hyung Sungyeol yang tengah membaca novel di ruang tengah.

 

“tadi Sungyeol bilang, dia sedang membersihkan gudang belakang… memangnya kenapa, abeoji ?”

 

Abeoji tak menjawab, dia hanya berjalan tergesa-gesa kegudang, Sungjin yang bingung pun hanya mengikutinya. Sungjin tau abeojinya sedang marah, dia takut kalau Sungyeol akan menjadi pelampiasan kemarahannya…

 

“kenapa abeoji terlihat sangat kesal ? ada apa ? apa ada masalah dengan Sungyeol ? apa Sungyeol membuat ulah lagi ? Abeoji … abeoji !!”

 

“dongsaengmu itu sekarang Katolik…. dia masuk Katolik !!”

 

“ap… apa !!”

 

Sungjin sangat terkejut, dia tidak menyangka adiknya akan senekat itu. Padahal selama ini, Sungyeol adalah anak yang patuh pada perintah Abeoji, tapi ia tidak menyangka dibalik kepatuhannya dia adalah orang yang nekat…

 

Ketika Abeoji dan Sungjin sampai didepan gudang yang dimaksud, Abeoji langsung menutar gagang pintu gudang itu, namun ternyata dikunci. Abeoji pun sangat marah, dia menggedor-gedor pintu dengan keras.

 

“Lee Sungyeol !! buka pintunya !! cepat buka !! Sungyeol !!”

 

“Abeoji, jangan marah-marah seperti itu, kalau Abeoji marah-marah terus mana mungkin Sungyeol mau keluar…”

 

“diam kau ! kau ini selalu saja membela saengmu, padahal dia itu salah !!”

 

“abeoji !! tidak ada yang salah atau pun benar, apa salahnya Sungyeol menjadi Katolik… bukankan itu justru baik !”

 

Abeoji tidak mendengar nasihat Sungjin, dia justru terus mencoba untuk mendobrak pintu itu, 2, 3 lai belum berhasil, namun ketika mencoba untuk ke-4 kalinya, pintu itu akhirnya terbuka, dan…. brakkk… terdengar suara yang sangat keras dari dalam sana… Sungjin dan abeoji langsung masuk… akan tetapi, ketika mereka masuk, mereka melihat Sungjin sedang terkapar lemah disamping meja, dan darah segar pun terkucur di kepalanya… keduanya bingung… apa yang sudah terjadi dengan Sungyeol ?

 

“Sungyeol…”, Sungjin langsung menghampiri Sungyeol yang tengah pingsan, dia menopang kepalanya yang berdarah, sangat banyak… “apa abeoji puas !!”, Sungjin menangis… dia tidak tega melihat saengnya seperti itu… Sungjin memeluknya, saeng kesayangannya kini terluka parah…

 

Ternyata ketika abeoji tengah mendobrak pintu, Sungyeol tepat berada dibelakang pintu saat itu, dia tengah memanjatkan pujian untuk Jesus, karena belum selesai, dia  pun terus melanjutkan, meski sebernarnya dia sendiri risih mendengar teriakan abeojinya. Dan ketika pintu itu terbuka dengan keras, Sungyeol terdorong hingga akhirnya kepalanya mengenai pinggiran meja yang keras itu. Sungyeol pun menderita luka serius dikepalanya karena benturan itu…

 

4 hari dia koma, dia tengah bertarung dengan malaikat maut yang sudah beberapa kali mencoba mengambilnya, namun Sungyeol terus bertahan, dia masih ingin hidup dan mendalami apa itu ajaran Kristus… jalan hidup yang sebenarnya… dan juga tentang Eden… Sungyeol ingin tau, bagaimana caranya ia pergi ke Eden, apa hanya tinggal mati, kemudian masuk kesana ? tidak, dalam benaknya Eden adalah tempat orang suci dan juga malaikat yang menjaga manusia… Sungyeol ingin menjadi orang yang berbakti pada Tuhannya, karena baginya, dia adalah orang baru yang belum tau apa-apa, dia ingin lebih… dan lebih…

 

Namun takdir berkata lain… Sungyeol tak akan melanjutkan hidupnya didunia yang fana ini… malaikat maut telah berhasil mengambil rohnya… dia pergi bersama malaikat bersayap putih itu… melayang tinggi… dan meninggalkan seluruh orang-orang yang ada disampingnya saat itu…

 

Dan lihatlah abeoji, dia sangat terpukul dengan kepergian Sungyeol, dia sangat menyesal. Ternyata luka dikepalanya begitu parah… sampai-sampai dia harus menyerah pada hidupnya…

 

Dan dilangit sana.. pintu Eden telah terbuka untuknya, malaikat-malaikat kecil yang cantik, berjajar disana, menunggu kedatangannya yang telah mereka nantikan. Sungyeol merasa aneh, bagaimana mungkin Eden yang suci itu terbuka lebar untuknya padahal dia adalah orang baru yang tak punya bekal apapun…

 

“Sungyeol…. meski kau orang baru… meski kau tak tau begitu dalam… tapi kau adalah orang yang kuat, kau mempertahankan imanmu meski kau tau betapa tinggi tembok penghalangmu… kau tetap bertahan… kau adalah wali yang agung… Sungyeol.. beristirahatkan di Eden dengan tenang… berbahagialah disana… karena kau pentas mendapatkannya….”, do’a Shiwan didepan patung Jesus

 

 

< The End >

 

NOTE : TERINSPIRASI DARI KISAH TEMAN DARI GURU DI SEKOLAH… HANYA SAJA, KISAH ASLINYA… TOKOH ADALAH BERAGAMA KATOLIK SEBELUMNYA, KEMUDIAN IA PINDAH KE ISLAM. TAPI DI FF INI AKU BALIK, KARENA ARTIS KPOP TIDAK ADA YANG ISLAM…. DAN BIARAWATI DI FF ASLINYA ADALAH SEORANG SANTRI DI PONPES….

 

Pengarang : Onii-chan

Twitter : @Nesada

Fb : facebook.com/Nesada2012

Blog : nesada2012.wordpress.com

,

  1. 16. [Infinite FF Library] the Way to the Eden « Limit Light | Apple Peace | Noah's Ark | Nesada 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: